Kolaborasi merupakan kunci dalam mencapai kesuksesan yang berkelanjutan. Tidak ada yang dapat kita capai sendirian. Melalui kolaborasi, kita dapat memperluas jaringan, berbagi ide, dan bekerja sama dengan berbagai pihak yang memiliki kompetensi dan pengalaman yang beragam.

Berkarakter berarti memiliki integritas, tanggung jawab, dan komitmen untuk menjadi agen perubahan yang positif. Dalam KKN ini, kita diajak untuk memperkuat karakter kita. Baik dalam segi kepemimpinan, kerjasama, maupun penerapan nilai-nilai kejujuran, etika, dan keadilan,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Rektor mengungkapkan komitmen dan harapannya. “Sebagai pimpinan perguruan tinggi, saya berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada setiap peserta KKN. Saya meminta dukungan Bapak/Ibu Wakil Rektor, Dekan, dan para Dosen untuk memberikan bimbingan dan arahan kepada mahasiswa selama masa KKN. Saya juga mengharapkan partisipasi dan kolaborasi dari pemerintah daerah, stakeholder, dan masyarakat setempat agar KKN ini dapat berjalan dengan sukses. Dan, saya yakin, melalui kolaborasi dan upaya bersama, KKN UNIKA Santu Paulus Ruteng dengan tema “Menata Peradaban, Menuju Sukses” akan menjadi tonggak awal dalam membangun peradaban yang lebih baik dan meraih kesuksesan bersama-sama,” pungkasnya.
Sementara Ketua Pelaksana dalam kepanitiaan KKN Integratif Lintas Fakultas Unika Santu Paulus Ruteng, RP. David Djerubu, M.A saat menyampaikan laporan teknis terkait pelaksanaan KKN tahun ini. “994 mahasiswa/i peserta KKN tahun ini berasal dari 3 fakultas, yaitu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dengan 587 peserta, Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) dengan 304 peserta, dan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) dengan 102 peserta. Mahasiswa/i peserta KKN akan didampingi oleh 100 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). KKN tahun ini akan berlokasi di 25 paroki yang ada di wilayah Kevikepan Labuan Bajo, Keuskupan Ruteng. Setiap paroki akan mendapatkan 35-45 mahasiswa KKN dan 4 orang DPL. Fokus utama kegiatan adalah sensus umat untuk persiapan pembentukan keuskupan baru,” urainya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







