Pengertian Pergaulan Bebas
Pergaulan bebas adalah pergaulan dalam arti bergaul secara bebas tetapi masih berada dalam koridor norma sosial atau moral, agama dan kebudayaan lingkungan sekitar (Ichon S.S. T).
Artinya bahwa dalam pergaulan semua harus memiliki aturan mainnya dan harus ada yang mengawasi atau menjadi wasit layaknya dalam sebuah pertandingan.
Pergaulan bebas adalah suatu bentuk pergaulan atau relasi sosial yang terjadi kapan dan di mana saja serta dengan siapa saja. Baik dengan sesama jenis, lawan jenis, dengan yang muda maupun yang tua, dalam kepentingan apa saja yang penting bisa tercipta komunikasi yang baik (persepsi remaja masa kini). Pergaulan bebasdi sini bukan lagi bergaul dengan siapa saja dan di mana saja dari sisi positif. Tetapi, lebih pada bergaul dengan lawan jenis dan bebas berbuat apa saja tanpa ada orang yang menghalangi keinginan dari kedua insan untuk melakukan segala sesuatu yang mereka inginkan. Inilah sisi negatif dari suatu pergaulan bebas. Orang tidak perlu menikah untuk melakukan hubungan seks.
Sedangkan pelepasan tanggung jawab kehamilan bisa diatasi dengan aborsi. Legalisasi aborsi bukan sekedar masalah-masalah kesehatan reproduksi lokal Indonesia. Tapi, sudah termasuk salah satu pemaksaan gaya hidup kapitalis sekuler yang dipropagandakan PBB melalui ICDP (International Conference on Development and Population) tahun 1994 di Kairo Mesir.
Hasil penelitian juga memaparkan para remaja tersebut tidak memiliki pengetahuan khusus serta komprehensif mengenai seks. Informasi tentang seks (65%) mereka dapatkan melalui teman, Film Porno (35%), sekolah (19%), dan orangtua (5%). Dari persentase ini dapat lihat bahwa informasi dari teman lebih dominan daripada orang tua dan guru. Padahal teman sendiri tidak begitu mengerti dengan permasalahan seks ini, karena dia juga mentransformasi dari teman yang lainnya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel