Pengamat Sebut AHY Ternyata Sudah Lama Diincar Jokowi, Tapi Ditolak Megawati

Pada kesempatan yang sama, Presiden juga melantik Hadi Tjahjanto menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) menggantikan Mahfud MD.

Sebelumnya Hadi menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Pelantikan tersebut Berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 34P Tahun 2024 Tengang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju periode sisa masa jabatan 2019- 2024 yang dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti. Keppres tersebut ditetapkan pada 20 Februari 2024.

“Apakah masih ada reshuffle lagi pak?” tanya wartawan kepada Presiden.

“Kalau memang diperlukan, kalau memang dibutuhkan, mengapa tidak? Bisa saja,” kata Presiden.

Jokowi kemudian mengungkapkan tiga target prioritas yang harus diselesaikan oleh AHY.

Pertama mendorong pelaksanaan sertifikat elektronik yang lebih massif.

Kedua target yang berkaitan dengan Hak Guna Usaha (HGU) dalam rangka carbon trading, dan yang ketiga terget 120 juta bidang Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

PTSL adalah salah satu program pemerintah yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan sertifikat tanah secara gratis.

“Saya tidak ragu menempatkan Mas AHY di posisi ini. Belian lulusan Akademi Militer, dan jebolan beberapa universitas di luar negeri. Ini soal manajemen, saya yakin beliau bisa menyelesaikan tugasnya,” ujar Jokowi.

Laman: 1 2 3 4

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses