Tag: Ahmad Khoirul Umam

  • Pengamat Sebut AHY Ternyata Sudah Lama Diincar Jokowi, Tapi Ditolak Megawati

    Jakarta, infopertama.com – Ketua Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ternyata sudah sejak lama diincar  Presiden Jokowi untuk masuk dalam pemerintahan. 

    Namun keinginan Jokowi itu mendapat penolakan dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputeri.

    Ikhwal AHY diincar Jokowi tersebut diungkapkan oleh Direktur Indostrategic, Ahmad Khoirul Umam, Rabu (21/2/2024).

    Seperti diketahui, AHY siang tadi dilantik menjadi Menteri Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) oleh Presiden Jokowi.

    AHY menggantikan Hadi Tjahjanto yang kini bertugas sebagai menteri koordinator bidang politik, hukum, dan keamanan.

    Sebelumnya Menko Polhukam Mahfud MD mengundurkan diri karena ikut dalam kontestasi Pilpres.

    Khoirul Umam berpandangan, Presiden membutuhkan Partai Demokrat agar dapat menyelesaikan pemerintahan dengan mulus atau soft landing.

    Menurut Umam, alasan itu yang membuat Jokowi akhirnya memasukkan AHY ke dalam kabinet meski Demokrat 9 tahun berada di luar pemerintah.

    “Keuntungan untuk Jokowi dengan memasukkan AHY adalah, bisa memastikan Demokrat ikut bekerja optimal untuk menjamin Jokowi bisa soft-landing di akhir pemerintahannya,” kata Umam, Rabu (21/2/2024).

    Umam mengatakan, kehadiran Demokrat dapat memproteksi Jokowi terhadap potensi turbulensi di akhir masa kepemimpinannya. Termasuk wacana hak angket mengusut dugaan kecurangan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

    “Terutama jika akhirnya PDIP mulai menyalakan mesin politik bercorak oposisi ke depan,” ujar dia.

    Laman: 1 2 3 4

  • Anti-Klimaks, Debat Pamungkas Capres 2024 Isyaratkan Spirit Politik Rekonsiliasi

    Jakarta, infopertama.com – KPU telah menggelar debat terakhir Capres 2024 di Gedung Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (4/2/2024).

    Bertemakan Kesejahteraan Sosial, Kebudayaan, Pendidikan, Teknologi Informasi, Kesehatan, Ketenagakerjaan, Sumber Daya Manusia, dan Inklusi debat pamungkas Capres berlangsung sejuk, menunjukkan spirit politik rekonsiliasi.

    Menurut Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Strategic Affairs (INDOSTRATEGIC), Ahmad Khoirul Umam, debat pamungkas dari rangkaian debat Pilpres 2024 ini anti-klimaks. Dan, mengisyaratkan spirit politik rekonsiliasi. Tidak seperti debat-debat sebelumnya yang sarat dengan intensitas serangan panas. Debat kelima ini justru menunjukkan sejumlah sikap yang cukup simpatik di antara para kontestan.

    “Memang ada serangan terkait politisasi distribusi bansos, isu ketimpangan dan ketidakadilan, serta isu konflik kepentingan. Namun takaran serangannya, tidak sekuat debat-debat sebelumnya.” Ujar dia kepada wartawan, Minggu (4/2/2024).

    Karena itu, kata dia, debat pamungkas ini seolah memberikan pesan tentang proses pendinginan (cooling down). Sehingga, politik pecah belah tidak berkembang jelang Pemilu 14 Februari nanti.

    Dosen Ilmu Politik dan International Studies Universitas Paramadina ini mengungkapkan, kubu 01 dan 03 kembali menunjukkan kekompakkan, dengan mencoba saling memancing untuk menghantam kubu 02. Namun penampilan Prabowo kali ini tampaknya lebih siap daripada debat sebelumnya yang tampak hanya pasrah menikmati serangan rival.

    Laman: 1 2 3

  • Ketika Gibran Dipecat dan Jokowi Tidak, PDIP Main 2 Kaki

    Jakarta, infopertama.com – Pengamat politik dari Universitas Paramadina Ahmad Khoirul Umam mengingatkan situasi saat ini tidak menguntungkan buat PDIP.

    Sebab, partai banteng merah itu tidak kunjung mengambil sikap tegas terkait status kadernya Gibran Rakabuming Raka yang tak taat perintah partai dengan menjadi cawapres dari Prabowo Subianto.

    Umam menilai sudah sangat terang benderang bagi PDIP untuk mengambil sikap tegas seperti yang ditunjukan saat menangani Budiman Sudjatmiko yang mbalelo dengan mendukung Prabowo.

    “Budiman dipecat karena mendukung Prabowo. Nah yang dilakukan Gibran sudah melampaui Budiman, bukan hanya mendukung tapi jadi cawapresnya Prabowo,” kata Umam.

    Begitu juga untuk menanggapi sikap PDIP kepada Jokowi. Kata Umam, tidak mungkin PDIP tidak tahu bahwa kalau restu politik Jokowi di balik keberanian Gibran menerima cawapres Prabowo.

    “Misalkan, kalau punishment ditegakkan ke Gibran, kenapa Jokowi tidak?”

    Atau di awal pencapresan, Ketika Ganjar terang-terangan mengkampanyekan maju Capres, namun DPP PDIP mencalonkan Puan Maharani. Ketika itu, sikap PDIP juga nano-nano.

    Terungkap alasan kenapa PDIP tidak mau gegabah mengambil tindakan tegas ke keluarga Jokowi, lanjut Umam, karena PDIP tidak mau mengambil risiko politik, terutama jelang Pemilu 2024.

    Sebab, di dua Pemilu sebelumnya, PDIP meraup berkah dari sosok Jokowi yang fenomenal di 9 tahun terakhir dengan meraih cottail effect sebesar 6 persen dari Jokowi.

    Umam juga menilai saat ini kredibilitas Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri juga dipertaruhkan. Sebab, ia pernah melontarkan kalimat tegas bahwa dilarang bagi kader PDIP untuk main 2, 3 kaki di politik.

    Laman: 1 2

  • Beda Selera Capres 2024, NasDem Usung Anies Jokowi Jagokan Ganjar

    Jakarta, infopertama.com – Ketua DPP Partai NasDem Effendi Choirie atau Gus Choi dalam sebuah perbincangan di Total Politik menyebutkan bahwa NasDem dan Presiden Jokowi memang memiliki selera berbeda untuk capres 2024.

    Jika NasDem sudah mantap mengusung Anies, Gus Choi menyebut bahwa Jokowi condong mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tuk Capres 2024.

    “Presiden Jokowi sebagai presiden yang mau berakhir jabatannya dua tahun ke depan selalu dia ada pikiran ingin suksesi. Dan, dia punya subjektif, subjektif dia dalam konteks pemilihan presiden dia ingin kira-kira Ganjar,” ujar Gus Choi.

    “Kami juga memahami Pak Jokowi akan memaklumi ketika partai lain atau NasDem punya selera lain. Itu soal selera jadi bukan soal substansi,” imbuhnya.

    Sementara itu, masih dalam acara yang sama, Direktur Eksekutif Indostrategi Ahmad Khoirul Umam mengungkapkan kesiapan Ganjar Pranowo dalam pencapresan, meski sudah kena sanksi dari PDIP.

    KIB akan Usung Ganjar

    Ia bahkan menyebut Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) sudah ancang-ancang mendukung Gubernur Jawa Tengah itu tuk Capres 2024.

    “Teman-teman KIB memang sejak awal didesain khusus didedikasikan untuk Pak Ganjar. Dan, itu dikonfirmasi clear satu hari setelah acara di hari ulang tahun Golkar,” kata Khoirul Umam dalam perbincangan di Total Politik.

    “Di mana Pak Airlangga mengatakan bahwa Pak Presiden sendiri Pak Jokowi sudah tahu. Ada di kantongnya nama-nama capres (2024) yang akan diusung oleh KIB,” tambahnya.

    Lebih lanjut Khoirul Umam menyebutkan bahwa pernyataan siap dari Ganjar adalah sebuah respons dari proses politik yang sebenarnya sudah dilewati.

    Laman: 1 2