Menurut mereka, yang berjualan pake box (ikan basah) di depan sudah terdaftar dan memiliki lapak resmi di dalam.
“Semua sudah ada lapak, termasuk mereka yang jual di depan itu. Kami tentu tidak terima.”
Pedagang Sayur Keluhkan Jualan Tak Laku
Tak hanya pedagang ikan basah, penjual sayur-sayuran di Pasar Rakyat Puni juga mengeluhkan hal yang sama, dagangan mereka tidak laku. Bahkan, jualannya layu hingga tidak bisa dijual lagi.

Hal itu dikeluhkan Virgi, pedagang sayur di lapak nomor 40 di Pasar Rakyat Puni saat ditemui media ini.
Menurutnya, jualan sayur di dalam harus bersaing lagi dengan penjual sayuran di depan pasar Puni. “Kalau bersaing dengan pedagang di depan jalan, kami pasti kalah.” Ujar Virgi sembari menunjukan sayurannya yang sudah layu dan tidak laik jual.
Karenanya, ia meminta pemerintah agar pedagang sayuran yang berjualan di pinggir jalan juga supaya ditertibkan agar semua berjualan di dalam.
“Memang, mereka kontrak di depan dan sudah lama, tapi kalau sudah ada pasar kan sebaiknya semua jualan di dalam pasar. Kami juga bisa saja kontrak lahan di depan, tapi konsekuensinya pasti tidak terbit dan indah lagi sebagaimana harapan pemerintah, harapan kita semua.” Harap Virgi yang diamini pedagang lainnya, Sabtu.
Kekinian, media ini sudah berupaya menghubungi para pedagang ikan yang disebut Nakal tersebut, namun belum berhasil.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel

Tinggalkan Balasan