Aksi tidak terpuji om-om tersebut merusak kediaman orang tua gadis itu kini sudah dilaporkan ke pihak berwajib.
“Sudah lapor polres terdekat, tapi belum ada respon yang baik, tolong viralkan ya soalnya ini mengancam nyawa, om-om itu sampai ngancam mau bunuh,” tulis akun @secret yang melampirkan video serta barang bukti.
Om-Om Ditangkap
Usut punya usut, pelaku penguntitan seorang gadis SMA tersebut ternyata seorang pria berinisal GS.
GS diketahui sudah berusia 40 tahun.
Ia nekat menguntit gadis SMA di Tasikmalaya bernama Oci.
Bahkan, GS kerap meneror rumah Oci dengan melakukan pengrusakan terhadap rumah orang tua Oci.
Imbasnya, orang tua Oci sampai mengalami kerugian hingga Rp10 juta.
Kasus ini viral di media sosial bermula dari unggahan akun TikTok yang membagikan video dan juga teks kronologi kejadian tersebut.
Akun tersebut meminta agar kasus terhadap seorang anak SMA di Tasikmalaya ini diviralkan karena sudah sangat mengganggu.
Hal ini pun kemudian viral dan ditindaklanjuti oleh Polres Tasikmalaya yang langsung meringkus pelaku teror terhadap siswi SMA tersebut.
Saat dihadirkan dalam jumpa pers di Polsek Tawang, Polres Tasikmalaya Kota, pria berinisial GS titu membantah melakukan teror kepada Oci.
GS mengaku sebelumnya sering mengantar jemput Oci ke sekolah sejak setahun belakang.
Namun, ia kecewa karena dilarang memiliki hubungan dengan korban berinisial RY oleh orang tuanya.
“Saya sudah hampir setahun sering antar jemput”
“Tapi kemudian oleh orangtuanya saya dilarang (antar jemput),” katanya dalam video yang diunggah akun TikTok PolresTasikKota.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







