Akun Yosefus Dhae dan Mas Ren misalnya, menyoroti padatnya jam kerja anggota polisi di lapangan yang dinilai bekerja nonstop seharian hingga memicu kantuk. Nada serupa disuarakan oleh akun Nuca Molas dan Disti Gavin yang mengimbau agar pengemudi tidak memaksakan diri jika mengantuk demi keselamatan bersama.
Sementara itu, akun Oscarwaldus Waldus merasa prihatin dan meratapi musibah bertubi-tubi yang menimpa warga pengungsi di tengah situasi gempa yang belum mereda.
Di sisi lain, insiden yang melibatkan armada kepolisian ini juga memantik keheranan warganet mengenai prosedur penanganan hukum di lapangan. Akun Arnol Jehalut menyentil situasi unik tersebut dalam bahasa daerah Manggarai (“adohh cei ata ola TKP eme ne nggo..ee”), mempertanyakan siapa yang bakal bertugas melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengingat kecelakaan tersebut justru melibatkan unit Lantas itu sendiri.
Di tengah berbagai spekulasi dan respons publik, harapan agar tidak ada korban jiwa dalam insiden ini turut dipanjatkan oleh warganet seperti akun Virgo-Ellenz Mj.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan pasti mengenai ada atau tidaknya korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut. Redaksi infopertama.com terus memantau perkembangan di lapangan dan menunggu rilis resmi lanjutan terkait hasil penyelidikan dari pihak Kepolisian Resor Manggarai.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











