Nagekeo, infopertama.com – Di tengah duka dan kebutuhan mendesak penanganan pascagempa Flores bermagnitudo 7,7 yang melanda Nusa Tenggara Timur, pembahasan mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Ketua justru mencuri perhatian dalam rapat koordinasi penanganan bencana bersama Presiden Prabowo Subianto di Nagekeo.
Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, menyampaikan pemaparan di hadapan Presiden Prabowo terkait dampak positif pelaksanaan program MBG Ketua di daerahnya. Simplisius mengklaim program tersebut membawa perubahan signifikan bagi kesehatan anak-anak dan tingkat kesejahteraan keluarga di wilayahnya.
“Siswa yang ada jatah MBG, itu nyaris 100 persen tingkat kehadirannya. Tingkat kebugarannya saya tanyakan ke Puskesmas, Bapak Presiden, yang dulunya siswanya dua minggu sekali, tiga minggu sekali flu, pilek, hari ini tidak ada, Bapak,” ujar Simplisius saat gelar rapat darurat dalam Tenda khusus bersama Presiden Prabowo Subianto, Rabu, 26 Agustus 2026.
Tak hanya itu, Bupati Nagekeo juga memaparkan temuan survei sosial yang mengklaim adanya penurunan angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) berkat keterlibatan warga pada dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG Ketua.
“Masyarakat dengan tingkat KDRT yang tinggi, sekarang berkurang. Dulunya istri tuntut minta uang, ketika uangnya tidak ada suaminya marah, pukul istri. Sekarang kalau suaminya tidak kasih uang, dia punya uang sendiri dari MBG ini, Bapak. Iya, mereka punya penghasilan,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Simplisius meminta dukungan pemerintah pusat agar skema dan jumlah operasional dapur MBG di Nagekeo dapat terus ditingkatkan dari target yang ada, guna mendukung pemenuhan gizi anak-anak di daerah tersebut.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












