Mbah Jiwo: Nenek Maut dari Probolinggo Menghantui Generasi 90-an

Written by

in

, , ,

Kecemasan semakin bertambah ketika tengah malam tiba, F belum juga pulang dari kegiatan mengaji yang biasanya ia lakukannya. Padahal, F biasanya tiba di rumah sebelum pukul 8 malam. Orang tua F dan tetangga setempat panik dan bersama-sama mencari F selama 6 jam. Namun, berakhir tragis dengan tangisan sedih kedua orang tua F.

“Kedua orang tua F, H dan E, mencoba menggeledah semua rumah warga, termasuk rumah Mbah Sujiwo. Rumah Mbah Sujiwo hanya berjarak 15 meter dari rumah Farida,” lanjut Anggiawan.

Penemuan mengerikan itu terjadi secara tak sengaja saat Pak Kades, Kepala Desa setempat, tidak sengaja menyenggol baskom yang tersembunyi di dalam tampah. Raut terkejut menghiasi wajah Pak Kades ketika tiba-tiba terlihat tangan seorang anak kecil dari dalam baskom tersebut. Di sekitar tungku, ia juga menemukan sandal F yang tergeletak begitu saja.

Kaget dan terkejut, Pak Kades segera menginterogasi pemilik rumah, yaitu Mbah Sujiwo. Meskipun Mbah Sujiwo berusaha membantah dan mengelak, namun setelah dibujuk, akhirnya ia mengakui perbuatan kejinya tanpa merasa sedikitpun bersalah.

“Memang saya yang menyiksa F,” ucap Anggiawan sambil menirukan kata-kata ucapan Mbah Sujiwo.

Tidak berlama-lama, Mbah Jiwo langsung bawa ke kantor polisi. Dalam pengakuannya kepada polisi, ia mengungkap bahwa sebelum melakukan perbuatan keji itu, ia mendengar suara gaib di kepalanya yang memerintahkan untuk memakan daging anak kecil.

Suara gaib tersebut muncul kembali menjelang waktu salat Isya, saat F datang ke rumahnya. F sebenarnya masih memiliki ikatan kekerabatan dengan Mbah Jiwo. Gadis kecil yang manis itu tanpa curiga saat neneknya merebahkannya begitu saja di lantai bawah oleh sang nenek.

Laman: 1 2 3

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses