Cepat, Lugas dan Berimbang

Fase ke 2 dan 3 adalah Titik Kritis Pernikahan, Fakta atau Mitos?

Oplus_131072

infopertama.com – Pada saat pacaran, Kadang kita membayangkan pernikahan itu seperti drama Korea, penuh cinta, adegan manis, saling memahami tanpa banyak kata, dan ending-nya bahagia terus (yang indah-indah lah sampai tai kucing aja katanya rasa coklat)

Tapi setelah benar-benar dijalani… kok rasanya berubah jadi kayak film “Rambo” perang terus. Ada strategi, ada emosi, kadang ada “ledakan” kecil tiap hari.

Pertanyaannya… ini normal atau tanda gagal?

Jawabannya: FAKTA. Ini bukan mitos. Justru ini bagian dari proses bertumbuh dalam rumah tangga.

Yuk kita lihat perjalanan yang sering terjadi dalam pernikahan:

1. Fase Bulan Madu (Euforia)

    Di fase ini, semuanya terasa indah. Bangun tidur aja rasanya bahagia, lihat pasangan seperti lihat “artis favorit”. Kekurangan? Ah… dianggap lucu. Ngorok? Dibilang gemes. Telat? Dibilang santai aja.. Kaki kesandung …batu nya yang jadi sasaran marah.

    Pokoknya, cinta lagi tebal-tebalnya. Masalah kecil? Bisa selesai dengan pelukan.

    2. Fase Realita (Guncangan)

    Pada fase ini mulai sadar…

    “Loh, ternyata dia manusia biasa ya?”

    Kebiasaan mulai terlihat jelas.

    Cara berpikir beda, cara menyelesaikan masalah beda.

    Hal kecil mulai terasa mengganggu. Dulu lucu… sekarang mulai bikin kesel.

    Yang dulu dimaklumi… sekarang mulai dipertanyakan.

    Yang dulu kaki kesandung batu nya jadi sasaran..difase ini kalimat “Matanya taruh mana” jelalatan aja sih

    Di fase ini sering muncul pertanyaan dalam hati: “Aku salah pilih nggak ya?”

    Tenang… kamu nggak sendirian. Ini fase yang hampir semua pasangan lewati.

    3. Fase Konflik & Perjuangan

    Nah ini dia… fase yang sering bikin goyah.

    Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

     

    PLN