Cepat, Lugas dan Berimbang
Berita  

Komentari Serangan Hamas ke Israel, Kontrak Pekerjaan Mia Khalifa Dibatalkan

Meski sudah memberikan penjelasan, serangan kebencian masih Mia Khalifa dapatkan di dunia maya.

“Menurut saya, mendukung Palestina telah membuat saya kehilangan peluang bisnis. Namun saya lebih marah pada diri sendiri karena tidak memeriksa apakah saya berbisnis dengan Zionis atau tidak. Salahku,” katanya.

Dia menambahkan bahwa mereka yang tidak berpihak pada Palestina “berada di pihak yang salah dalam apartheid.”

Tanggapan Playboy soal Sikap Mia Khalifa

Menanggapi komentar Mia Khalifa, Playboy pun memutus kontrak dengan wanita itu, lapor Daily Mail.

Playboy mengirim surel kepada para pelanggannya dan mengatakan bahwa Mia Khalifa tidak bisa kembali bekerja karena meremehkan ratusan nyawa tak berdosa yang direnggut dalam serangan tersebut.

Meskipun platform (Playboy) mengangkat kebebasan berpendapat, apa yang dilontarkan Khalifa tidak mendapat tempat di Playboy.

“Kami menulis surel ini, hari ini untuk memberi tahu Anda tentang keputusan kami untuk mengakhiri hubungan Playboy dengan Mia, termasuk menghapus saluran Playboy Mia di platform kreator kami,” terang Playboy dalam surelnya.

Menurut Playboy, selama beberapa hari terakhir, Mia telah melontarkan komentar-komentar yang menjijikkan dan tercela karena merayakan serangan Hamas terhadap Israel dan pembunuhan terhadap pria, wanita, dan anak-anak yang tidak bersalah.

“Di Playboy, kami mendorong kebebasan berekspresi dan debat politik yang konstruktif. Namun kami tidak memiliki kebijakan toleransi terhadap ujaran kebencian. Kami berharap Mia memahami bahwa perkataan dan tindakannya memiliki konsekuensi.”

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN