
Jakarta, infopertama.com – Hari masih pagi. Berjalan santai, Pong Harjatmo mendekati gedung Kura-Kura Nusantara II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), usai jogging di Senayan. Seorang petugas pengamanan sempat menyapa Pong yang tenar sebagai artis di tahun 1980-an ini, tanpa curiga.
Tak ada yang memperhatikan gerak-gerik Pong, sampai artis kawakan ini berhasil memanjat gedung Kura-kura dan menorehkan tulisan tangan di atap gedung Dewan Terhormat dengan menggunakan cat semprot berwarna merah.
“Jujur, Adil, Tegas.” Tulisan ini kemudian membuat Pong berurusan dengan petugas keamanan gedung DPR, Jumat siang, 30 Juli 2010. Mengenakan kemeja putih, Pong menuju ke kantor pos Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR.
Tidak Tuntas Melaksanakan tugas
Apa alasan aktor gaek melakukan aksi nekat ini? “Pemerintah dan anggota DPR tidak pernah tuntas melaksanakan tugasnya. Kasus Bank Century tidak selesai. Sekarang tambah lagi banyak anggota dewan yang bolos,” kata Pong menumpahkan keluh kesahnya. “Dengan menulis saja, sekarang mereka sudah nggak dengerin. Jadi harus pakai tindakan langsung.”
Sejumlah anggota DPR bereaksi dan mengecam aksi Pong yang merusak. “Motifnya itu cari perhatian saja,” kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso. “DPR ini rumah rakyat. Semua bebas menyampaikan aspirasi tapi jangan seenaknya.”
Namun, tak semua rakyat sepaham dengan pendapat wakilnya di DPR. Mereka tidak setuju mengkategorikan tindakan Pong sebagai vandalisme karena mencoret-coret fasilitas milik negara. Dukungan deras menghampiri artis yang sudah membintangi sekitar 50 film ini.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
