Reo, infopertama.com – Suasana penuh kekeluargaan dan semangat persatuan mewarnai Seminar Moderasi Beragama yang berlangsung di Aula Paroki Reo, Jumat (20/6/2025). Seminar yang menghadirkan narasumber RD. Dr. Hironimus Bandur, S.Fil., M.Th., Ketua Komisi Hubungan Antara Agama dan Kepercayaan Keuskupan Ruteng, ini dihadiri oleh tokoh-tokoh agama dari berbagai latar belakang.
Romo Hiro Bandur, yang meraih gelar Doktor dari Program Studi Agama Islam, Konsentrasi Kajian AntarIman Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta pada tahun 2022, menyampaikan paparannya dengan lugas dan inspiratif. Kehadirannya sebagai seorang tokoh agama Katolik yang mendalami kajian Islam menjadi daya tarik tersendiri dalam seminar ini. Peserta seminar terdiri dari para pastor, imam masjid, pendeta, dan perwakilan umat dari 17 paroki se-Kevikepan Reo, Keuskupan Ruteng.
Seminar ini dimoderatori oleh Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Ruteng, RD. Marten Kendo, yang dengan terampil memandu jalannya diskusi. Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati beberapa momen penting, yaitu: Pancawindu (50 tahun) imamat Vikjen Reo, Romo Herman Ando; syukuran 10 tahun usia Kevikepan Reo; dan puncak Youth Camp OMK (Orang Muda Katolik) yang akan dilaksanakan pada Senin, 23 Juni 2025.
Seminar ini menekankan pentingnya moderasi beragama dalam kehidupan masyarakat majemuk di Indonesia, khususnya di wilayah Flores yang dikenal dengan keberagaman keyakinan dan budayanya. Peserta antusias mengikuti seminar dan berpartisipasi aktif dalam sesi tanya jawab. Suasana yang harmonis dan penuh saling menghormati menjadi bukti nyata keberhasilan seminar dalam mempromosikan nilai-nilai toleransi dan kerukunan antar umat beragama.
“Terima kasih Romo Hiro Bandur atas pemaparan yang sangat bermanfaat,” ungkap salah satu peserta seminar. Seminar ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus membangun kerukunan dan kedamaian antar umat beragama di Indonesia.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel




