Cepat, Lugas dan Berimbang

Istana Bantah Ada “Matahari Kembar” Usai Menteri Prabowo Datangi Jokowi dan Panggil Bos

Matahari Kembar
Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/3/2025).

Jakarta, infopertama.com – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi membantah PKS yang menyebut ada dugaan ‘matahari kembar’ ketika menteri di kabinet Presiden Prabowo Subianto mendatangi Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini. Jokowi bahkan dipanggil dengan sebutan ‘bos’.

Hasan menekankan, kunjungan itu sebatas silaturahim lebaran. Ia meminta agar silaturahim itu tidak kaitkan dengan politik.

“Silaturahmi-silaturahmi Lebaran jangan dibumbui tafsiran politik,” ujar Hasan, Senin (14/4/2025).

Hasan mengatakan, saat ini semua pihak masih dalam suasana Lebaran. Dia menyebut hubungan persaudaraan harus terus dirajut.

“Kita masih dalam suasana Lebaran dan merajut kembali hubungan-hubungan persaudaraan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menanggapi kunjungan khusus sejumlah menteri Presiden Prabowo Subianto ke kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah, pada momen Idul Fitri 1446 Hijriah.

Dalam kunjungan itu, Jokowi masih dipanggil bos oleh menteri Prabowo. Dia menilai silaturahmi Lebaran sah saja dilakukan oleh semua pihak.

Namun, dia mengingatkan agar hal tersebut jangan justru memunculkan kesan adanya matahari kembar dalam pemerintahan.

“Yang pertama tentu silaturahmi tetap baik, tapi yang kedua tidak boleh ada matahari kembar,” kata Mardani, Jumat (11/4/2025).

Mardani meyakini bahwa Prabowo tidak akan merasa tersinggung dengan kunjungan para menterinya ke Presiden terdahulu.

Meski begitu, dia menekankan pentingnya jajaran kabinet untuk menjaga kewibawaan sosok pemimpin tertinggi dalam sistem pemerintahan.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN