Ruteng, infopertama.com – Sebanyak 27 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, mengikuti kegiatan penguatan literasi bertema “Pengembangan Buku Bergambar Digital yang Menarik dan Kontekstual”.
Kegiatan ini terselenggara pada Sabtu, 20 September 2025 secara virtual melalui Zoom Meeting.
Penyelenggara kegiatan adalah Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng yang baru saja meraih hibah PkM Nasional 2025.
Literasi Digital untuk Anak Usia Dini
Ketua Tim PkM, Maria Dissriany Vista Banggur, S.Kom., M.Pd, menjelaskan tujuan utama program ini yaitu meningkatkan kualitas literasi anak usia dini melalui buku bergambar digital.
“Kami ingin menumbuhkan minat baca anak sejak dini. Buku bergambar digital menjadi media yang menarik sekaligus kontekstual, dan guru juga mendapatkan keterampilan baru untuk membuat bahan ajar digital sederhana,” ungkapnya.
Tim Pengabdian kepada Masyarakat
Kegiatan ini digagas oleh Tim PkM yang terdiri atas lima orang: Ketua: Maria Dissriany Vista Banggur, S.Kom., M.Pd (NIDN. 0812128802). Anggota: Viviana Murni, M.Pd (NIDN. 0808099102), Adriani Tamo Ina Talu, M.Pd (NIDN. 0814048403) Margareth Arabela Shindri Woda (Mahasiswa, NIM. 22105044) Rosalia Delima (Mahasiswa, NIM. 23105035)
Tim ini merancang kegiatan dalam beberapa tahap: sosialisasi, pelatihan pembuatan buku digital bergambar, penerapan sudut literasi digital, hingga evaluasi keberlanjutan.
Kegiatan ini sekaligus menindaklanjuti program hibah nasional bertajuk “Program Pendidikan Literasi untuk Anak Usia Dini: Peningkatan Minat Baca Melalui Buku Bergambar Digital”
Kegiatan Pelatihan dan Pendampingan
Dalam pelaksanaan, para guru mendapat pelatihan pembuatan buku bergambar digital menggunakan aplikasi sederhana seperti Canva, Book Creator, dan StoryJumper. Selain itu, guru juga dapat:
- Mengembangkan minimal 20 judul buku bergambar digital hasil kolaborasi.
- Membentuk komunitas praktik guru kreatif berbasis digital.
- Menciptakan sudut literasi digital di lembaga PAUD masing-masing
Tim PkM yang beranggotakan dosen dan mahasiswa ini juga akan melakukan pendampingan intensif agar program dapat berkelanjutan.
Antusiasme Guru PAUD
Para Guru PAUD yang hadir mengikuti kegiatan ini antara lain PAUD Bintang Flores, PAUD Saraswati, PAUD St. Gabriela, PAUD Madre Margherita Ricci, hingga PAUD Bunda Maria Grazia
Salah satu peserta, Adriani Ratni Muryati, S.Pd, guru PAUD Bintang Flores, mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat.
“Selama ini kami hanya menggunakan buku cetak biasa. Dengan pelatihan ini, saya jadi tahu cara membuat buku digital bergambar sendiri yang bisa lebih menarik perhatian anak-anak,” jelasnya.
Harapan ke Depan
Menurut Maria Dissriany, keberadaan buku digital bergambar tidak hanya untuk meningkatkan minat baca anak, tetapi juga memperkuat budaya literasi.
“Kami berharap guru PAUD bisa mandiri mengembangkan media literasi digital, sehingga budaya membaca tumbuh sejak dini dan berkelanjutan,” tegasnya
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
