Guru Non-ASN: Mengabdi dengan Ikhlas, Bertahan dengan Utang, Menunggu Sertifikasi yang Tak Pasti

Transparansi bukanlah tuntutan yang berlebihan. Informasi yang jelas justru dapat mengurangi kecemasan, mencegah kesalahpahaman, dan membantu guru mengelola keuangan keluarga secara lebih realistis.

Jika memang ada kendala, jelaskan. Jika ada tahapan yang belum selesai, sampaikan. Jika terdapat perkiraan waktu pencairan, informasikan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

Guru membutuhkan kepastian, bukan sekadar harapan yang terus diulur.

Jangan Jadikan Pengabdian sebagai Alasan untuk Membungkam Keluhan

Kita sering mendengar julukan bahwa guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Ungkapan itu indah, tetapi jangan sampai berubah menjadi alasan untuk menganggap bahwa guru harus selalu menerima keadaan dalam diam.

Pengabdian memang mulia. Akan tetapi, pengabdian tidak berarti guru harus mengorbankan kesejahteraan keluarganya tanpa batas.

  • Guru boleh ikhlas, tetapi tetap berhak atas pemenuhan hak sesuai ketentuan.
  • Guru boleh sabar, tetapi tetap berhak memperoleh informasi yang transparan.
  • Guru boleh mencintai profesinya, tetapi tetap berhak menyuarakan persoalan yang memengaruhi kehidupannya.

Keluhan guru tentang keterlambatan sertifikasi bukan semata-mata persoalan uang. Di baliknya, ada persoalan martabat, kepastian, dan penghargaan terhadap profesi yang setiap hari memikul tanggung jawab besar.

Ketika guru menyuarakan kesulitan, dengarkan substansinya. Jangan terburu-buru menilainya sebagai ketidakikhlasan. Bisa jadi, suara itu lahir dari seseorang yang sudah terlalu lama berusaha bertahan tanpa tahu kapan keadaan akan membaik.

Pendidikan Berkualitas Membutuhkan Guru yang Bebas dari Kecemasan

Kita menginginkan pendidikan yang bermutu. Kita berharap peserta didik mendapatkan pembelajaran terbaik. Kita menuntut guru untuk terus meningkatkan kompetensi, memanfaatkan teknologi, menyusun perangkat pembelajaran, dan membentuk karakter generasi muda.

Semua tuntutan itu penting. Namun, kesejahteraan guru juga harus menjadi perhatian yang sama seriusnya.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel