“Dalam rangka mencegah penyebaran faham intoleransi guna menjaga kerukunan umat beragama di wilayah Bali. Serta, besar harapan kita bersama-sama menjaga kondusifitas Kamtibmas guna mendukung kebijakan Pemerintah Republik Indonesia.” Tutur I Wayan Suwantara.
Kegiatan juga dirangkai dengan acara pernyataan sikap dengan menyatakan Statemen/ Deklarasi dari KPU dan masyarakat yang hadir.
Adapun pernyataan sikap yang disuarakan yaitu,
“Kami Komunitas Peduli Umat Berkomitmen Untuk Menjaga Persaudaraan dan Mencegah Penyebaran Faham Intoleransi di Wilayah Bali“.
“Kami Komunitas Peduli Umat Akan Menjaga Kerukunan Umat Beragama di Wilayah Bali”.
Dan, “Kami Komunitas Peduli Umat Bersama Stakeholder Terkait Siap Menjaga Situasi yang Kondusif dan Mendukung Kebijakan Pemerintah Republik Indonesia Untuk Indonesia Maju”.
Terselenggaranya kegiatan ini diharapkan mampu memberi pengaruh dan berdampak pada terciptanya kerukunan hidup antar umat beragama di wilayah Bali, serta bisa sama – sama menyaring setiap ajakan maupun ajaran yang bersifat memecah belah persatuan dan kesatuan.
Sejumlah tokoh yang hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya A.A. Gede Raka Nakula, S.H., M.M., selaku Tokoh Masyarakat Dalung, I Wayan Suardana, selaku Pembina Komunitas Peduli Umat (KPU), I Made Suwantara alias Pak Bela, selaku Ketua Komunitas Peduli Umat (KPU), Tokoh Agama Islam dari NU, Ainun Ni’am, Perwakilan pengurus Komunitas Peduli Umat (KPU), Perwakilan Lintas agama anggota Komunitas Peduli Umat (KPU), Kelian Adat Br. Padangbali, Dalung, Kelian Dinas Br. Padangbali, Dalung dan Perwakilan Pecalang Br. Padangbali dengan jumlah keseluruhan peserta 80 orang.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






