“Kemudian terkait kegiatan ini semoga juga mejadi manfaat buat kita semua. Karena seperti kita tahu bahwa PLTU Timor 1 ini adalah salah satu usaha untuk melistriki saudara-saudara kita di Pulau Timor,” kata Ainanto Nindyo.
Sementara itu, Manager K3L dan Kam, Bobby Robson Sitorus, berharap masyarakat sekitar dan pengelola kawasan ekowisata turut terlibat untuk merawat pohon yang ditanam sehingga setiap anakan pohon dapat tumbuh subur.
“Kita berdoa supaya tanaman yang kita tanam itu tumbuh. Kita sudah beberapa kali tanam di tempat yang kritis, ada di Lombok dan Mataram,” kata Bobby Robson Sitorus.
Terselenggaranya aksi lingkungan ini, kata Kepala Desa Lifuleo, Suwingli Say, adalah berkat kepedulian dan kepekaan akan situasi dan kondisi sosial lingkungan di NTT oleh PT PLN (Persero).
“Tentunya di dalam lingkungan ini kita sama-sama berkolaborasi untuk melindungi dan memelihara supaya baik di darat maupun di laut semua bisa memberikan manfaat bagi kita semua untuk bisa menikmati masa depan,” ujarnya.
Senada dengan Kades Lifuleo, Ketua Pokdarwis Pantai Wisata Oesina, Oktaf Aleksander Saketu mengatakan, pihaknya berterima kasih atas perhatian PLN terhadap pengembangan Pantai Ekowisata Oesina.
“Suatu kebanggaan besar bagi masyarakat Poco Leok dan juga khusus bagi kami. Ini suatu hal yang sangat berharga yang tidak bisa didapati oleh semua tim pariwisata. Kami sangat berterima kasih karena pantai ini sangat diperhatikan,” katanya.
Selain penanaman 100 anakan pohon, PT PLN (Persero) UIP Nusra menyerahkan bantuan berupa alat kebersihan dan tandon. Serta, pompa air kepada lembaga pendidikan dan gereja di Desa Lifuleo. Hal ini dilakukan sebagai wujud nyata bantuan sosial bagi masyarakat sekitar kawasan PLTU Timor 1 agar dapat menunjang kebutuhan sekolah, gereja, dan kawasan ekowisata.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







