Gaduh Kode Rambut Putih

Meski ia tak menyebutkan figur yang ia maksudkan, kemudian spekulasi beredar bahwa kode dari Presiden Jokowi itu mengarah pada Gubernur Jawa Tengah yang juga kader PDI-P, Ganjar Pranowo. Ganjar memang berambut putih.

Terlebih, pada 21 Mei lalu, saat menghadiri Rapat Kerja Nasional V Projo (kelompok sukarelawan Jokowi lainnya), di Magelang, Jokowi juga melontarkan sinyal yang mengarah pada Ganjar. ”Urusan politik ojo kesusu sik, jangan tergesa-gesa, meskipun mungkin yang kita dukung ada di sini,” katanya. Ganjar termasuk yang hadir dalam acara itu.

Namun, Rambun Tjajo sebagai sukarelawan Jokowi menolak menginterpretasikan kode-kode dari Jokowi tersebut. Bahkan, dia meminta para elite supaya tidak terlalu fokus pada hal tersebut. Sebab, Presiden sudah berulang menyampaikan bahwa soal pencalonan presiden merupakan wilayah partai politik, dan ia tak akan mengintervensi.

Sementara PDI-P meradang dan menyesalkan pertemuan Jokowi dengan sukarelawan pendukungnya itu, terutama yang gelar di GBK, akhir pekan lalu. Pertemuan itu dinilai menurunkan citra Presiden. Bahkan, Wakil Sekjen PDI-P Utut Adianto meminta Jokowi tak lagi mengeluarkan kode-kode soal capres karena ia menilai tak elok seorang kepala negara menyampai itu.

Adian Napitupulu menjelaskan sikap PDI-P tersebut berlatar banyaknya musibah dan bencana yang sedang menerpa Indonesia. Seperti tragedi Kanjuruhan dan gempa Cianjur.

Namun, setelah publik dan panggung politik diramaikan oleh kode terbaru dari Presiden, Jokowi kembali meresponsnya. ”Rambut putih kan banyak banget. Pak Basuki (Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) itu rambutnya putih, Pak Hatta Rajasa (Ketua Majelis Penasihat Partai Amanat Nasional) juga putih. Pak Ganjar juga putih, Pak Prabowo juga,” tutur Presiden di Pontianak, Selasa (29/11).

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel