Dinamika Penanganan Medis Gempa Manggarai: Korban Luka Berat Rawat Inap Meningkat Jadi 29 Orang

Peluk Sehat Mobile
Layanan Bedah Peluk Sehat Mobile dari Tim HEOC Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai di Dusun Ringkas desa Perak -Cibal

Ruteng, infopertama.com – Tim medis dan satgas penanggulangan bencana di Kabupaten Manggarai terus mengoptimalkan penanganan kesehatan bagi korban terdampak gempa bumi. Kendati frekuensi gempa susulan dilaporkan kian melandai, dinamika data penanganan medis menunjukkan perubahan signifikan sejak hari pertama bencana hingga pemutakhiran data per Senin (07/09/2026).

Pergerakan angka pada penanganan medis tercatat cukup dinamis, khususnya pada penanganan korban luka-luka. Jumlah korban dengan kategori luka berat yang memerlukan perawatan inap di rumah sakit tercatat meningkat dari 18 orang pada laporan awal menjadi 29 orang. Peningkatan angka rawat inap ini terjadi seiring dengan evaluasi medis lanjutan terhadap pasien yang membutuhkan tindakan operatif maupun perawatan intensif, serta ditemukannya penyintas cedera berat saat penyisiran medis ke titik-titik pengungsian.

Sebaliknya, angka korban luka ringan yang menjalani perawatan jalan mengalami penurunan dari 8 orang menjadi 4 orang. Penurunan angka rawat jalan ini menandakan pulihnya sejumlah pasien pascatindakan medis dasar di pos-pos kesehatan lapangan. Secara akumulatif, total korban luka-luka yang tertangani oleh tim medis bergerak dari 26 orang pada fase awal menjadi 33 orang pada rekapitulasi data terkini.

Di tengah upaya perawatan medis yang intensif, duka kembali menyelimuti penanganan bencana setelah dicatatnya satu korban jiwa baru di lokasi penampungan. Korban atas nama Sofia Rinik, seorang perempuan berusia 58 tahun, meninggal dunia di posko pengungsian Rebuk, Desa Perak, Kecamatan Cibal. Almarhumah yang memiliki riwayat penyakit bawaan berupa diabetes dan stroke mengembuskan napas terakhir saat berada dalam penanganan posko pengungsian. Penambahan ini menggenapi total korban meninggal dunia akibat gempa Manggarai menjadi 56 orang.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel