Cepat, Lugas dan Berimbang

Dulu Sempat Tolak, Yohanes Rumat Akhirnya Nyatakan Dukung Geothermal di Flores

Adapun kunjungan anggota  DPRD NTT di lokasi PLTP Ulumbu bersifat studi banding sekaligus cross check fakta lapangan.

Sebagaimana dituturkan Mersi Piwung selaku Ketua Komisi IV bahwa kunjungan mereka ke PLTP Ulumbu berdasarkan aspirasi masyarakat melalui mahasiswa yang akhir-akhir ini kerap melakukan demonstrasi di Kupang dengan agenda menolak geotermal.

Ia menjelaskan kehadirannya dan anggota dewan yang lain hendak menguji apakah aspirasi-aspirasi menolak geotermal yang disampaikan para pendemo benar-benar nyata di lapangan.

Yohanes Rumat
Yohanes Rumat dan kawan-kawan anggota DPRD NTT saat mengunjungi PLTP Ulumbu di Wewo, Satar Mese.

Namun, kata Merci Piwung, setelah mendengar informasi langsung di lapangan baik dari PLN, Kepala Desa hingga masyarakat sekitar, para anggota dewan cukup kaget karena aspirasi penolakan seperti perusakan lingkungan, gagal panen hingga masalah kesehatan seperti kudis tidaklah benar.

“Kenyataannya adalah geotermal seperti PLTP Ulumbu tidaklah berdampak pada perusakan lingkungan ataupun pada kesehatan.” Ungkap Piwung, Selasa, 10 Juli 2024.

Sementara, Anggota Dewan Pendeta Junus Naisunis lebih lanjut menerangkan bahwa geotermal sebagai investasi jangka panjang untuk masa depan pemerintah daerah. Dijelaskannya bahwa energi geotermal yang memanfaatkan panas bumi untuk listrik bukan tidak mungkin akan menjadi energi alternatif yang dapat menggantikan energi-energi yang mengandalkan fosil.

Selain membahas konsep dan teknis dalam pemanfaatan geotermal beserta dampak-dampak terhadap lingkungan dan kesehatan, para anggota Dewan NTT juga menanyakan serapan tenaga kerja lokal di PLTP Ulumbu.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN