Jakarta, infopertama.com – Adanya tudingan kepada istana dan pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD yang telah melakukan intervensi kepada KPU untuk meloloskan partai politik (parpol) tertentu sebagai peserta Pemilu 2024 mendapat respon KPU.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy’ari membantah dugaan adanya intervensi dari menkopolhukam Mahfud MD tersebut.
“Oh enggak (tidak ada intervensi). Saya kira bukan gitu statement (pernyataan) Pak Mahfud, ya. Statement terakhir yang saya ikuti, untuk urusan pemilu ini tidak benar kalau ada intervensi dari pemerintah sebagaimana disebut-sebut itu. Itu statement yang kita baca, ya. Sejak awal ketika kami beraudiensi dengan Pak Mahfud MD sebagai Menko Polhukam. Beliau pernah menyampaikan pesan, di dalam pemilu bagi yang kalah ya cara pandangnya (pada) KPU itu selalu salah,” jelas Hasyim.
Hasyim menyampaikan hal itu usai beraudiensi dengan pimpinan Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) di Kelenteng Kong Miao, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Jumat (13/01).
Demikian Hasyim, dari arahan itu, KPU lalu menyadari harus selalu menyiapkan diri untuk menghindari beragam potensi kecurangan dalam pemilu.
“Itu harus antisipasi karena siapa pun dalam sebuah kompetisi, bagi yang kalah itu memang berikan kesempatan saluran-saluran untuk melaporkan. Misalkan, ke Bawaslu. Kalau urusan hasil pemilu melaporkan ke Mahkamah Konstitusi. Itu yang disiapkan selama ini untuk menyelesaikan sengketa di dalam kepemiluan,” ucap dia.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel









