Menurutnya, pemerintah terus mendorong penggunaan teknologi pertanian modern agar proses pengolahan lahan, penanaman hingga panen dapat dilakukan lebih cepat, efektif, dan efisien.
“Pemanfaatan alsintan harus dibarengi dengan pemahaman dan pengelolaan yang baik agar benar-benar memberi manfaat bagi kelompok tani dan mampu meningkatkan hasil produksi pertanian masyarakat,” ujarnya.
Ferdy Ampur menjelaskan, penyaluran alsintan dilakukan berdasarkan kondisi lahan dan kebutuhan kelompok tani di lapangan. Kelompok tani yang memiliki lahan luas dengan kondisi topografi berat menjadi prioritas penerima alsintan kategori kecil agar lebih mudah digunakan pada medan yang sulit dijangkau.
Sementara itu, kelompok tani yang memiliki hamparan lahan luas dengan topografi relatif datar diprioritaskan menerima alsintan kategori berat karena dinilai lebih efektif dan mampu menjangkau area pertanian yang lebih luas.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







