Ruteng, infopertama.com – Berdasarkan data rekapitulasi korban meninggal dunia BNBA (By Name By Address) per tanggal 5 September 2026 pukul 19.00 WITA, tercatat sebanyak 55 korban jiwa akibat gempa bumi. Berikut adalah rincian lengkap identitas para korban yang tersebar di berbagai kecamatan:
Kecamatan Langke Rembong
Kecamatan Langke Rembong mencatat korban meninggal dunia di beberapa wilayah desa dan kelurahan. Dari Kelurahan Karot, korban jiwa adalah Stefanus Jedaut (92, L) yang meninggal di rumah akibat shock. Di Kelurahan Tenda, terdapat empat korban jiwa yaitu Herlina Matildis Bire (43, P) dan Sarvolus Barus (60, L) yang meninggal di rumah sakit akibat shock, Margareta Rita Sunarti (65, P) yang meninggal saat perawatan di rumah sakit, serta Yovita (6, P) yang menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Lapangan akibat syok pasca-gempa.
Sementara itu dari Kelurahan Pau, korban teridentifikasi atas nama Agustinus Magul (84, L) yang meninggal di rumah karena shock, dan Luhadu (6). Dari Desa Compang Tuke, korban meninggal adalah Lukas Jehedot (81, L) di RSUD Ruteng akibat tertimpa bangunan. Dari Kelurahan Pitak, Agnes Sima (76, P) meninggal di RSUD Ruteng akibat syok pasca-gempa. Dari Kelurahan Satar Tacik, Veronika Timbul (80, P) meninggal di RS St. Rafael Cancar akibat syok pasca-gempa. Dari Desa Golo Dukal, Tersia Nut (84, P) meninggal di rumah akibat shock. Dari Kelurahan Poco Mal, Konstantinus Galut (69, L) meninggal di RSUD Ruteng karena mengalami sesak memberat saat gempa. Terakhir, dari Desa Bangka Nekang, terdapat dua korban jiwa di rumah akibat syok pasca-gempa, yakni Yohanes Djuragan (78, L) dan Maria Mimur (1, P).
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












