Kategori: Cetak KTP

  • Dugaan Skandal Perselingkuhan Kadis dan Kabid Terungkap dari Chat Mesum

    Dugaan Skandal Perselingkuhan Kadis dan Kabid Terungkap dari Chat Mesum

    infopertama.com – Kabar dugaan adanya perselingkuhan aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah kembali menjadi sorotan publik.

    Hal itu setelah beredarnya tangkapan layar percakapan bernuansa sensitif di media sosial dan grup percakapan.

    Informasi yang beredar menyebutkan bahwa dugaan tersebut melibatkan seorang kepala dinas dan seorang kepala bidang dari instansi berbeda.

    Percakapan yang viral itu diduga berisi komunikasi pribadi yang tidak sesuai dengan etika kedinasan. Termasuk rencana pertemuan di hotel serta percakapan yang mengarah pada hal tidak pantas.

    Pihak Inspektorat Kabupaten Lamandau mengonfirmasi bahwa proses pemeriksaan telah dimulai. Sejumlah pihak terkait, termasuk pelapor dan terlapor, sudah dipanggil untuk dimintai keterangan.

    “Untuk istri (pelapor) dan terlapor sudah kita lakukan pemanggilan. Mohon bersabar karena semua sedang berproses. Oknum Kepala Dinas yang bersangkutan juga akan kami panggil dalam minggu ini,” ujar Inspektur Kabupaten Lamandau, Tahan Sandi, Senin.

    Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, turut menanggapi isu yang telah menjadi perhatian masyarakat luas.

    Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan menindaklanjuti laporan tersebut dan menjaga integritas institusi.

    “Kami sudah mendengar informasinya, dan akan segera melakukan pemanggilan untuk klarifikasi,” ujarnya singkat.

    Sementara itu, berdasarkan informasi yang beredar, dokumen percakapan tersebut diduga pertama kali disebarkan oleh pihak yang mengaku sebagai istri sah salah satu oknum pejabat.

    Laman: 1 2

  • Video Dua Bocil vs Wanita Dewasa Viral di Medsos

    Video Dua Bocil vs Wanita Dewasa Viral di Medsos

    infopertama.com – Kasus video tak lazim kembali menghebohkan jagat maya. Parahnya, kali ini video tersebut memuat adegan threesome atau hubungan intim bertiga, dua bocil dengan seorang wanita dewasa.

    Dalam rekaman terlihat wanita bertato berbicara bahasa sunda yang terdengar sangat jelas. Dia memandu dua bocah untuk beradegan layak sensor.

    Video berdurasi sejam lebih itu memperlihatkan adegan layak sensor yang dilakukan di sebuah kamar hotel.

    Sementara video direkam oleh seorang pria, terdengar dari suaranya saat memberi arahan juga kepada dua bocah cilik itu.

    “Udah nggak usah munafik. Bikin kayak video boke* aja,” kata si perempuan kepada bocah cilik itu dikutip Minggu, 26 April.

    Hingga saat ini, belum banyak beredar informasi mengenai adegan intim tak senonoh itu.

    Meski demikian, warganet berspekulasi bahwa adegan tersebut dilakukan di sebuah hotel di daerah Bandung, Jawa Barat.

    Sudah seharusnya kasus ini menjadi perhatian berbagai pihak. Terlebih adegan tak pantas ini melibatkan anak bawah umur.

  • Video 2 Detik Viral Ternyata Anggota DPRD Enrekang, Sudirman Tahir

    Video 2 Detik Viral Ternyata Anggota DPRD Enrekang, Sudirman Tahir

    infopertama.com – Sosok pria berpin DPRD dalam video viral berdurasi dua detik akhirnya terungkap sebagai anggota DPRD Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sosok tersebut adalah Sudirman Tahir.

    Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mendatangi kantor DPW PKB provinsi untuk memberikan klarifikasi.

    Wakil Ketua DPRD Sulsel Fauzi Andi Wawo membenarkan sosok dalam video tersebut merupakan kader PKB yang bertugas di DPRD Enrekang. Sudirman memboyong pihak keluarga saat menemui pengurus wilayah pada Kamis (24/4/2025) malam.

    “Iye (benar). Tadi malam beliau sekeluarga sudah datang klarifikasi ke DPW PKB,” kata Fauzi, Ketua DPC PKB Makassar, menukil Herald Sulsel, Jumat (24/4/2026).

    Namun, Fauzi mengaku tidak mengetahui secara mendetail poin-poin pembahasan dalam rapat klarifikasi tersebut. Dia tidak mengikuti jalannya pertemuan resmi antara pengurus DPW dengan Sudirman.

    “Cuman saya tidak tahu hasilnya karena saya tidak ikut rapatnya tadi malam,” ujarnya.

    Pihak DPRD Enrekang juga telah memberikan respons mengenai kabar viralnya video salah satu anggotanya.

    Kendati demikian, Ketua DPRD Enrekang Ikrar Eran Batu mengaku belum melayangkan pemanggilan resmi kepada Sudirman hingga saat ini.

    “Jangan sampai perempuan tersebut adalah istrinya? Kan kita belum tahu kebenarannya jadi kita juga tidak bisa berbicara lebih jauh mengenai hal itu,” ucap Ikrar.

  • Video Viral 2 Detik, Pria Berpin DPRD Hendak Rangkul Wanita Muda

    Video Viral 2 Detik, Pria Berpin DPRD Hendak Rangkul Wanita Muda

    infopertama.com – Video singkat berdurasi dua detik memperlihatkan aksi seorang pria berpin anggota DPRD menghebohkan jagat media sosial (medsos) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

    Pria berpakaian rapi itu tertangkap kamera hendak merangkul seorang wanita muda yang duduk tepat di sampingnya.

    Narasi yang beredar luas menyebutkan atribut pin pada pakaian pria itu merujuk pada salah satu anggota DPRD di Sulsel.

    Pria itu tampak menggerakkan tangan seolah ingin memeluk wanita berbaju putih yang berada di dekatnya.

    Wanita muda dalam video itu kemudian menunjukkan gestur keberatan dan menolak rangkulan sang pria. Unggahan video ini menjadi perbincangan hangat meskipun pengunggah menyamarkan wajah kedua sosok tersebut.

    Publik hingga kini belum mengetahui lokasi pasti maupun waktu pengambilan gambar video singkat itu. Pihak berwenang juga belum memberikan informasi resmi lebih lanjut.

    Wakil Ketua DPRD Sulsel Fauzi Andi Wawo yang dikonfirmasi menegaskan pihaknya tidak mengetahui identitas pria itu.

    Dia memberikan penjelasan setelah mencermati rekaman video yang beredar dengan kondisi wajah yang diblur.

    “Sepertinya bukan, tidak kelihatan jelas juga mukanya,” kata Fauzi, Rabu (22/4/2026).

  • Part II Video Viral Pamekasan Diduga Libatkan Pelajar

    Part II Video Viral Pamekasan Diduga Libatkan Pelajar

    infopertama.com – Video Viral yang melibatkan dua pelajar SMP di Pamekasan kini muncul dalam part kedua.

    Kemunculan part kedua ini hanya selang beberapa hari setelah sebelumnya heboh video berdurasi 4 menit 27 detik yang diklaim sebagai part I atau pertama dari tiga video yang ada.

    Antara part I dan II durasinya tidak beda jauh, selisih 3 detik. Part II lebih pendek berdurasi 4 menit 24 detik.

    Video terbaru ini cepat menyebar luas di media sosial, khususnya TikTok, dengan tagar “Anyar Pole di PMK”. Video tersebut di upload dalam bentuk kompilasi.

    Kemunculan video kedua ini memperkuat kegelisahan masyarakat, lantaran diduga melibatkan kalangan pelajar di Pamekasan.

    Sebelumnya, video berdurasi 4 menit 27 detik juga disebut-sebut melibatkan seorang pelajar tingkat SMP di wilayah Larangan Pamekasan.

    Sumber informasi yang dihimpun, video terbaru tak senonoh ini diduga melibatkan pelajar dari tingkat SMP hingga SMA di salah satu sekolah di Kecamatan Pademawu Pamekasan.

    Menanggapi viralnya dua video beruntun tersebut, pihak kepolisian memastikan bahwa kasus ini berada di wilayah hukum Pamekasan dan tengah ditangani aparat.

    Kasihumas Polres Pamekasan, IPDA Yoni Evan Pratama, membenarkan adanya peredaran video tersebut saat dikonfirmasi.

    “Iya betul mas, (Pamekasan, Red),” ujarnya melalui pesan WhatsApp, dikutip Senin, (20/4/2026).

    Ia menjelaskan bahwa saat ini penyidik masih melakukan proses penyelidikan guna mengungkap fakta dan pihak-pihak yang terlibat dalam video yang beredar.

    “Penyidik masih melakukan lidik mas. Nanti saya infokan kembali ya,” tambahnya.

    Laman: 1 2

  • Skandal di Ruang Privat, Krisis di Ruang Psikis

    Skandal di Ruang Privat, Krisis di Ruang Psikis

    Flora Grace Putrianti, S.Psi., M.Si., M.Psi., Psikolog★

    infopertama.com – Skandal dugaan perselingkuhan yang melibatkan anggota keluarga aparat—sebagaimana diberitakan media kembali menampar kesadaran publik. Bukan semata karena sensasinya, tetapi karena ia membuka lapisan rapuh dalam kehidupan psikologis individu dan institusi.

    Ketika relasi intim runtuh di ruang privat, yang retak sesungguhnya adalah struktur kepercayaan baik dalam keluarga maupun dalam simbol sosial yang lebih luas.

    Perselingkuhan kerap dibaca secara moralistik: benar atau salah. Namun dari sudut pandang psikologi, ia adalah fenomena yang lebih kompleks—persilangan antara kebutuhan emosional yang tidak terpenuhi, impuls, kesempatan, dan lemahnya regulasi diri.

    Dalam banyak kasus, relasi yang terlihat “baik-baik saja” di permukaan ternyata menyimpan kekosongan afeksi, komunikasi yang buntu, atau kebutuhan validasi yang tidak tersalurkan. Ketika kebutuhan ini bertemu dengan peluang, keputusan yang diambil sering kali bukan hasil pertimbangan matang, melainkan dorongan sesaat yang mengabaikan konsekuensi jangka panjang.

    Di sinilah peran self-control dan kematangan emosi menjadi krusial. Psikologi menunjukkan bahwa kemampuan menunda kepuasan dan mempertimbangkan dampak sosial adalah indikator kedewasaan psikologis.

    Ketika individu gagal mengelola impuls terlebih dalam situasi berisiko tinggi yang terjadi bukan hanya pelanggaran komitmen, tetapi juga kerusakan identitas diri. Rasa bersalah, kecemasan, dan disonansi kognitif kerap mengikuti, meski sering disembunyikan di balik rasionalisasi.

    Laman: 1 2 3

  • Video Asusila Pelajar Direkam di Kos Jokotole Pamekasan, Disebarkan Rekan Pelaku

    Video Asusila Pelajar Direkam di Kos Jokotole Pamekasan, Disebarkan Rekan Pelaku

    infopertama.com – Pasca diamankan, fakta baru ditemukan oleh tim penyidik Polres Pamekasan berkaitan dengan viralnya video asusila pelajar asal Kecamatan Larangan.

    Kapolres Pamekasan melalui Kasihumas Polres Pamekasan, IPDA Yoni Evan Pratama, membenarkan pengungkapan kasus Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH).

    “Kami telah mengamankan dan melakukan pemeriksaan terhadap seorang terduga pelaku berinisial FP, laki-laki berusia 15 tahun. Sementara itu, korban dalam kasus ini adalah seorang perempuan berinisial PJ,” katanya, Minggu (19/4/2026).

    Sambung IPDA Evan, Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, terduga pelaku dan korban diketahui saling mengenal dan memiliki hubungan asmara.

    IPDA Evan menambahkan, dalam keterangan pelaku, tindak pidana persetubuhan tersebut diakui oleh FP telah dilakukan sebanyak tiga kali dalam kurun waktu September hingga pertengahan Oktober 2025.

    “Seluruh kejadian tersebut berlangsung di sebuah kamar kos yang berlokasi di Jalan Jokotole Indah, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan,” tambahnya.

    kata IPDA Evan, modus operandi yang dilakukan tersangka mengajak korban ke kamar kos tersebut. Meskipun korban sempat menolak, terduga pelaku melakukan pemaksaan agar korban mau melayaninya.

    Lebih lanjut, Kasihumas Polres Pamekasan menjelaskan bahwa terduga pelaku secara sadar merekam aksi tersebut menggunakan telepon seluler miliknya. Kepada penyidik, FP mengaku video tersebut awalnya hanya untuk tontonan pribadi. Namun, video ini bocor dan tersebar luas di masyarakat.

    “Menurut keterangan dari terduga pelaku, video tersebut diduga kuat disebarkan oleh rekannya yang berinisial W. Terkait hal ini, Satreskrim Polres Pamekasan masih melakukan pendalaman intensif dan tengah memburu pihak-pihak yang bertanggung jawab atas penyebaran konten tersebut,” tegasnya.

    Laman: 1 2

  • Video Viral Pamekasan, Durasi 4 Menit 27 Detik Diperankan Pelajar SMP

    Video Viral Pamekasan, Durasi 4 Menit 27 Detik Diperankan Pelajar SMP

    infopertama.com – Jagat Maya tanah air kembali heboh dengan muncul video panas durasi 4 menit 27 detik yang kini viral di pelbagai platform media sosial.

    Parahnya, video panas tersebut diperankan dua orang diduga pelajar SMP yang masih di bawah umur di Kecamatan Larangan, Pamekasan.

    Kekinian, dengan beredar luasnya video itu dan jadi perbincangan publik, Polres Pamekasan tengah menyelidiki kasus video mesum tersebut.

    Video yang memperlihatkan sepasang remaja melakukan hubungan intim tanpa busana di dalam sebuah kamar itu viral pada Jumat (17/4/2026).

    Kepolisian tidak hanya memproses kasus perilaku tidak senonoh tersebut, tetapi juga menelusuri pihak yang pertama kali menyebarkan video itu ke publik.

    Kasus ini mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum demi melindungi generasi muda dari dampak negatif pergaulan bebas dan penyalahgunaan media sosial.

    Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pamekasan, Yoyok Hardianto, membenarkan bahwa pihaknya telah menangani kasus tersebut.

    “Sudah kita proses ini,” ujar Yoyok singkat pada Jumat (17/4/2026).

    Penyelidikan yang sedang berjalan tidak hanya menyasar pelaku dalam video, tetapi juga difokuskan untuk mengidentifikasi siapa yang pertama kali mengunggah dan menyebarkan konten tersebut ke ruang publik digital.

    Langkah ini penting karena penyebaran konten asusila yang melibatkan anak di bawah umur dapat dikategorikan sebagai tindak pidana tersendiri berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.

    Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, kedua individu dalam video itu diduga merupakan siswa dan siswi dari salah satu sekolah menengah pertama di wilayah Kecamatan Larangan, Pamekasan.

    Laman: 1 2

  • Gelapkan Uang Mertua Rp4,7 Miliar untuk Selingkuh ke Bali

    Gelapkan Uang Mertua Rp4,7 Miliar untuk Selingkuh ke Bali

    infopertama.com – Menantu di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, berinisial SU menggelapkan uang mertuanya Rp 4,7 miliar.

    Setelah digelapkan, uang tersebut dipakai pelaku untuk berselingkuh dengan wanita lain.

    Kasus ini terungkap usai viral di media sosial lantaran kakak ipar pelaku menyebarkan foto adik iparnya bersama selingkuhan di salah satu villa di Bali.

    Dalam caption-nya, penyebar foto menambahkan tulisan ‘kalau mau selingkuh pakai uang pribadi, bukan mencuri uang mertua’. Kasus ini menjadi viral.

    Setelah viral, SU alias Aan diamankan di wilayah Kecamatan Kepahiang, tanpa perlawanan.

    SU kemudian digelandang menuju Polres Kepahiang untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

    Kanit Pidum Polres Kepahiang, Aipda Abdullah Barus, menjelaskan pihaknya tidak hanya mengamankan pelaku.

    Namun juga berhasil mengamankan sejumlah alat bukti, seperti uang tunai, handphone, laptop, serta sejumlah barang-barang branded yang diduga dibeli menggunakan uang hasil penggelapan.

    “Dari hasil interogasi, pelaku tidak membantah perbuatannya. Ia mengakui telah melakukan penggelapan uang hasil penjualan kopi milik ayah mertuanya secara bertahap,” kata Abdullah menukil Detik, Rabu (15/4).

    Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, uang miliaran rupiah yang digelapkan tersebut tidak digunakan untuk kepentingan keluarga ataupun usaha.

    Pelaku justru menghabiskan uang tersebut untuk berfoya-foya. Termasuk membeli berbagai barang branded untuk wanita yang diduga sebagai simpanannya.

  • SPG Cantik Digarap Bapak Tua Genit, Tingkahnya Bikin Emosi

    SPG Cantik Digarap Bapak Tua Genit, Tingkahnya Bikin Emosi

    infopertama.com – Seorang pria paruh baya di Jawa Timur terekam kamera warga saat dirinya diduga melakukan pelecehan terhadap sales promotion girl (SPG) rokok.

    Dilihat dari video yang beredar, tampak seorang pria berusaha mendekatkan wajahnya secara tidak wajar kepada sales cantik tersebut. Gestur pria paruh baya ini dianggap kurang pantas dan menimbulkan ketidaknyamanan yang jelas bagi korban.

    “Dengan gestur mendekatkan wajah ke sales, pria paruh baya ini menunjukkan hal kurang pantas dilakukan kepada perempuan asing,” ungkap akun yang membagikan video tersebut, dikutip Jumat (17/4/2026).

    Sementara itu, meski berada dalam situasi yang tidak nyaman, sales tersebut berusaha tetap tenang dan profesional. Ia tidak menunjukkan kepanikan dan berusaha mengingatkan pelaku agar tidak mengulangi tindakan tak terpujinya.

    “Sales mencoba tetap tenang agar tak terlihat panik dan coba mengingatkan pelaku agar tidak melakukan tindakan serupa lagi,” terangnya.

    SPG rokok rentan mengalami pelecehan seksual, baik fisik maupun verbal, karena tuntutan pekerjaan yang berinteraksi langsung dengan publik dan standar penampilan yang tinggi.

    SPG sering mengalami siulan, komentar seksual, sentuhan tidak diinginkan dari konsumen, hingga diajak ke tempat privat.

    Pekerjaan ini menuntut target penjualan tinggi, berpenampilan menarik, dan sering kali bekerja di lingkungan malam atau pesta, yang meningkatkan kerentanan.

    Peristiwa ini kemudian memicu reaksi luas dari publik dan membuka kembali diskusi soal pelecehan yang masih marak terjadi di lingkungan kerja, khususnya bagi perempuan yang berinteraksi langsung dengan pelanggan.

    Laman: 1 2

  • Viral Video 1 Menit 18 Detik Sejoli Mesum di Warung Dimsum Solo

    Viral Video 1 Menit 18 Detik Sejoli Mesum di Warung Dimsum Solo

    infopertama.com – Rekaman video dengan narasi sejoli muda berbuat mesum di tempat umum beredar dan viral di media sosial.

    Sepasang cowok dan cewek melakukan perbuatan tak senonoh di sebuah warung dimsum bernama PPAI Dimsum Tipes, Kecamatan Serengan, Kota Solo.

    Aksi tak terpuji sejoli itu terekam jelas oleh kamera pengawas CCTV milik sebuah kedai makanan populer di kawasan Tipes.

    Bahkan, sang pria berbuat nekat hingga wajahnya terekam jelas oleh kamera CCTV yang akhirnya beredar luas di media sosial.

    Peristiwa miris nan memalukan ini diunggah langsung akun Instagram resmi pemilik usaha, @ppaidimsum, pada Kamis, 2 April 2026.

    Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pasangan muda-mudi tersebut datang ke kedai PPAI Dimsum Tipes pada siang hari.

    Mereka memesan satu porsi menu Dimsum Mentai dan langsung menuju ke lantai dua.

    Selama kurang lebih tiga jam, sejoli ini menghabiskan waktu di area tersebut.

    Kondisi lantai dua saat itu cukup sepi dimanfaatkan keduanya untuk melakukan aksi tidak senonoh.

    Dalam video berdurasi 1 menit 8 detik yang diunggah akun instagram @ppaidimsum, memperlihatkan ada pasangan sejoli yang sedang duduk berdampingan. Tak lama kemudian si pria menyerongkan tubuhnya ke tubuh si wanita.

    Sejoli itu kemudian bebas melakukan perbuatan tak senonoh hingga akhirnya mengetahui aksinya itu terekam kamera CCTV.

    Pihak pengelola kedai merasa geram karena tempat mencari nafkah mereka justru disalahgunakan untuk perbuatan mesum oleh oknum pelanggan yang tidak bertanggung jawab.

    “Mas mbak, jujur minpai gak mau ikut campur masalah ini. Tapi tolong banget dong, jangan kotori tempat usaha kami, tempat dimana banyak orang mencari rezeki,” tulis pengelola warung dimsum dalam caption video yang viral tersebut.

    Laman: 1 2 3 4

  • Rekam Video Syur, Lisa Mariana Sebut Tak Sadar Saat Mabuk

    Rekam Video Syur, Lisa Mariana Sebut Tak Sadar Saat Mabuk

    infopertama.com – Kuasa Hukum Pihak selebgram Lisa Mariana mengaku bingung dengan sikap poisi. Kebingungan itu karena polisi menuding video asusila yang tersebar secara sadar direkam oleh Lisa sendiri.

    “Dia (Lisa Mariana) bingung ya. Kami juga bingung kenapa Lisa jadi tersangka,” kata John Boy Nababan selaku kuasa hukum Lisa Mariana kepada wartawan, menukil JawaPos Rabu (12/11/2025) lalu.

    Pasalnya, kata John, saat itu Lisa sedang mabuk. Sehingga tidak menyadari perbuatan asusilanya terekam.

    “Dia lagi mabuk,” ujar Joohn.

    Lisa sendiri membenarkan bahwa video syur yang beredar adalah dirinya. Dia membenarkan adanya video itu pada 15 Juli 2025 saat memenuhi panggilan penyidik Polda Jawa Barat.

    “Iya betul (aku pemeran wanitanya),” kata Lisa Mariana kala itu.

    Kasus video syur yang menjerat Lisa Mariana ini berawal dari laporan polisi yang dibuat Asosiasi Advokat Indonesia ke Polda Jawa Barat pada Juli 2025.

    Laporan ini dibuat tidak lama dari Lisa Mariana membuat gugatan pertada ke Pengadilan Negeri Bandung senilai Rp16,6 miliar terhadap Ridwan Kamil.

    Kini, penyidik Polda Jawa Barat resmi menetapkan Lisa Mariana dan F, pemeran pria dalam video syur sebagai tersangka tekait video asusila.

    Beberapa waktu lalu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan membenarkan bahwa Lisa sudah berstatus tersangka setelah beberapa kali mangkir dari pemeriksaan.

    “Setelah yang bersangkutan beberapa kali mangkir dan menyampaikan kesaksiannya saat pemeriksaan, ini sudah cukup dari hasil pemeriksaan dan yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka di Polda Jawa Barat,” ujar Hendra.

    Laman: 1 2

  • Viral Video Mirip Anggota DPRD di Kupang Durasi 3 Menitan, Benarkah?

    Viral Video Mirip Anggota DPRD di Kupang Durasi 3 Menitan, Benarkah?

    infopertama.com – Jagat media sosial kembali ramai dengan munculnya video durasi 03.02 di platform TikTok yang diduga diperankan oleh oknum mirip anggota DPRD di Kupang NTT.

    Caption unggahan di TikTok “Durasi Full meski mentok 3 menit” sangat memancing rasa penasaran warga net.

    Tidak sedikit komentar mengumpat pemain pria yang dinilai kurang bertenaga.

    “Main full ko 3 menitan, pasti cewek mau uangnya bukan kepuasan servicenya.” umpat Nitizen yang mengaku orang Kupang.

    Sementara, Nitizen lain meragukan keaslian unggahan tersebut.

    “Ya ditipu lagi sama Mimin, cuma suara ah uh ah uh saja, videonya gak ada. Mimin curang ya, ya ya.”

    Komentar ini direspon Nitizen lainnya, “hati2 oo, jebakan kaboaks ni tar rekening lenyap ni kalau diterusin. Ba stop penasaran ooo.”

    Kejanggalan Thumbnail

    Berdasarkan analisis visual, gambar ini kemungkinan besar adalah buatan AI atau gambar yang dimanipulasi, bukan foto asli. Berikut tanda-tanda yang menunjukkan gambar buatan AI:

    1. Anomali pada detail tubuh: Terlihat adanya ketidakwajaran pada proporsi tubuh, tangan, dan posisi kedua orang tersebut. Tangan yang terlihat tidak natural, seolah-olah “menempel” atau bentuknya tidak anatomis benar, yang merupakan ciri khas hasil pembuatan gambar AI.

    2. Kualitas dan tekstur: Meskipun terlihat realistis, ada kesan “halus” berlebih pada kulit dan tekstur kain yang tidak sepenuhnya konsisten dengan foto asli.

    3. Elemen yang tidak cocok:

    – Teks “ANGGOTA DPRD KUPANG NTT” di bagian atas terlihat seperti ditambahkan secara paksa dan tidak menyatu dengan latar belakang.

    Laman: 1 2 3 4

  • Mengapa Pria Mudah Tergoda dengan Istri Orang

    Mengapa Pria Mudah Tergoda dengan Istri Orang

    Pria Bisa Tergoda dan Perempuan Mudah Takluk

    infopertama.com – Topik ini memang sensitif. Apalagi kalau sudah menyentuh kata “istri orang” dan “suami orang”. Grup WhatsApp bisa panas, timeline media sosial bisa meledak, dan emak-emak bisa berubah jadi detektif FBI dalam hitungan menit.

    Perselingkuhan bukan hal baru. Bedanya sekarang, semua bisa viral. Dulu selingkuh mungkin sembunyi-sembunyi. Sekarang? Bisa ketahuan dari story, like Instagram, atau emoji api yang terlalu sering muncul.

    Tapi sebelum kita menunjuk siapa salah siapa benar, mari kita lihat dari sudut pandang psikologi. Kenapa pria bisa tergoda dengan istri orang? Dan kenapa ada perempuan yang mudah terbuai oleh pria yang sudah beristri? Apakah semata-mata soal moral? Atau ada faktor psikologis yang lebih dalam?

    Mengapa Pria Bisa Tergoda dengan Istri Orang?

    1. Efek “Forbidden Fruit” – Yang Dilarang Justru Menarik

    Secara psikologi, sesuatu yang tidak boleh sering kali terasa lebih menggoda. Ada sensasi tantangan, ada adrenalin, ada ego yang terpacu. Sebagian pria merasa “lebih hebat” jika bisa menarik perhatian wanita yang sudah menikah.

    Bukan soal cinta, Sering kali soal pembuktian diri.

    2. Ego dan Validasi

    Beberapa pria haus validasi. Ketika ada wanita yang sudah bersuami tertarik padanya, itu seperti trofi. Egonya terangkat.

    Seolah berkata, “Tuh kan, saya masih menarik.”

    Ini bukan tentang istri orangnya. Ini tentang kebutuhan pengakuan dalam dirinya sendiri.

    3. Masalah dalam Pernikahan Sendiri

    Tidak sedikit pria yang tergoda karena di rumah merasa kurang dihargai, kurang diperhatikan, atau merasa monoton. Ketika ada wanita lain yang memberi perhatian ekstra, otak langsung memproduksi hormon dopamin-hormon bahagia. Rasanya seperti remaja lagi.

    4. Fantasi dan Realita yang Tidak Seimbang

    Media sosial membuat semuanya terlihat lebih indah. Wanita tampil cantik, terlihat ceria, penuh perhatian. Padahal yang terlihat hanyalah potongan cerita. Fantasi ini membuat pria lupa bahwa setiap orang punya sisi realita yang tidak selalu manis.

    Mengapa Ada Perempuan yang Mudah Terbuai oleh Pria Beristri?

    1. Butuh Rasa Aman dan Pengakuan

    Secara psikologis, sebagian perempuan tertarik pada pria yang terlihat mapan dan bertanggung jawab. Pria beristri sering terlihat stabil, dewasa, dan punya arah hidup. Itu memberi kesan aman.

    Padahal stabil di luar belum tentu stabil di dalam.

    2. Rasa “Dipilih”

    Ada sensasi tersendiri ketika seorang pria yang sudah punya pasangan memilih kita. Rasanya spesial. Seolah lebih unggul dari istrinya. Ini permainan ego juga.

    3. Kurangnya Self-Worth

    Perempuan yang kurang percaya diri sering kali mencari validasi dari perhatian pria. Ketika ada pria yang memuji, perhatian, bahkan berkorban waktu, rasanya seperti menemukan pelindung.

    4. Ilusi “Dia Akan Memilih Saya”

    Ini klasik. Banyak perempuan percaya bahwa suatu hari pria itu akan meninggalkan istrinya.

    Secara psikologi, ini disebut cognitive bias-kita cenderung percaya pada harapan yang menyenangkan, meski faktanya belum tentu demikian.

    Peran Media Sosial

    Media sosial mempercepat semuanya. DM jadi ruang rahasia. Story jadi kode. Komentar jadi rayuan halus. Dunia digital membuat batas semakin tipis.

    Yang awalnya cuma “teman lama”, bisa berubah jadi “teman rasa sayang”.

    Laman: 1 2

  • Marce Polisikan Suami hingga Digrebek Saat Bareng Selingkuhan

    Marce Polisikan Suami hingga Digrebek Saat Bareng Selingkuhan

    Kupang, infopertama.com – Marce Pian, istri seorang Anggota DPRD Kabupaten Kupang melaporkan adanya pelanggaran norma keluarga yang dia alami ke Direktorat Reserse PPA dan PPO Kepolisian Daerah (Polda) NTT.

    Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti polisi dengan bergerak ke lokasi dan menangkap Anggota DPRD Kabupaten Kupang Hengky Febrianus Loden yang sedang bersama seorang perempuan berinisial SLR (37) di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Oebufu, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (29/3) dini hari, sekitar pukul 01.00 Wita.

    Penggerebekan itu melibatkan istrinya, Marce Pian, bersama Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda NTT.

    Direktur Reserse PPA dan PPO Polda NTT, Kombes Pol Nova Irone Surentu, mengatakan bahwa penanganan perkara ini dilakukan secara profesional dengan mengedepankan nilai kemanusiaan, keadilan restoratif, serta perlindungan terhadap institusi keluarga.

    “Setiap laporan masyarakat adalah amanah yang harus kami respons secara cepat dan bijaksana. Dalam perkara seperti ini, kami tidak hanya berbicara soal penegakan hukum, tetapi juga tentang bagaimana memulihkan luka batin korban, menjaga martabat keluarga, dan menghadirkan keadilan yang berimbang bagi semua pihak,” tegasnya.

    Menurutnya, langkah yang diambil penyidik telah sesuai dengan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) baru, khususnya Pasal 411 Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang perzinaan.

    Perkara tersebut diproses berdasarkan Surat Perintah Tugas Penyelidikan Nomor: SP.Gas.Lidik/65/III/2026/Ditres PPA dan PPO.

    Laman: 1 2