Pemenuhan dan keberlanjutan penerangan yang bersumber dari energi listrik ramah lingkungan, kata Herybertus Nabit, menjadi agenda yang akan terus dilakukan dan ditingkatkan di wilayah Manggarai secara lebih merata.
Wujud konsistensi itu tampak pada realisasi penerangan di sejumlah wilayah. Bersama PT PLN (Persero), sepanjang 2023, Pemda Manggarai telah telah memberikan bantuan sambungan listrik gratis sebanyak 1.670 unit.
Sampai saat ini, kondisi rasio elektrifikasi di Kabupaten Manggarai, sebut Bupati Herybertus Nabit, sudah memadai dengan 100% desa teraliri listrik PLN. Hal itu dapat tercapai berkat sinegisitas Pemda Manggarai, PT PLN (Persero), bersama seluruh stakeholder yang terlibat.
“Perlu disadari bahwa, memang masih ada dusun atau kampung di Kabupaten Manggarai yang belum teraliri listrik. Rasio elektrifikasi untuk Kabupaten Manggarai adalah 96.20 % atau 70.073 rumah tangga yang sudah terlayani listrik,” katanya.
Bupati Herybertus Nabit mengajak segenap elemen masyarakat, terutama masyarakat terdampak yang berada di sekitar kawasan pengembangan PLTP Ulumbu 5-6 di Poco Leok, Manggarai, untuk terus memberikan dukungan penuh terhadap jalannya proses pembangunan infrastrutur kelistrikan, termasuk proyek strategis nasional (PSN) di NTT.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











