Ruteng, infopertama.com – Bupati Manggarai melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Manggarai, Petrus C. Masangkat, S.Sos., menegaskan bahwa desa-desa di Kabupaten Manggarai harus mampu mencapai tiga target utama melalui Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik), yakni penguatan data statistik, pengembangan inovasi desa, serta peningkatan status desa.
Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Sosialisasi Desa Cantik Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Manggarai di Kantor Desa Wae Ri’i, Kecamatan Wae Ri’i, Rabu (15/4/2026).
Menurutnya, Program Desa Cantik merupakan inovasi strategis yang mendorong desa tidak hanya memiliki data statistik yang akurat, tetapi juga mampu mengembangkan inovasi berbasis data untuk mempercepat pembangunan.
“Jika data statistik sudah tersedia, maka desa harus mampu melahirkan inovasi. Dari desa tertinggal kita dorong menjadi berkembang, dari berkembang menjadi maju, hingga menjadi desa mandiri,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini Kabupaten Manggarai belum memiliki desa dengan status mandiri, sementara dalam target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021–2026 telah ditetapkan capaian desa mandiri. Oleh karena itu, melalui kegiatan sosialisasi ini, desa-desa binaan diharapkan termotivasi untuk meningkatkan statusnya secara bertahap.
Lebih lanjut, Petrus menekankan bahwa kemajuan desa akan berdampak langsung terhadap kemajuan kecamatan dan kabupaten. Sebaliknya, desa yang masih tertinggal akan memengaruhi capaian pembangunan daerah secara keseluruhan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel






