Pimpinan OPD dan pejabat yang membidangi keuangan diminta untuk memastikan penyelesaian pekerjaan-pekerjaan yang sudah dianggarkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) masing-masing selama sisa waktu tiga bulan ke depan.
“Diharapkan konsentrasinya untuk dalam sisa waktu 3 bulan ke depan, Oktober, November, Desember menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang sudah dianggarkan pada DPA masing-masing” ujarnya.
Hal ini penting mengingat sorotan terhadap realisasi dan penyerapan anggaran yang dinilai kurang optimal dalam beberapa waktu terakhir. “Kita optimalkan pekerjaan kita supaya semua bisa berjalan baik.”
Situasi yang terjadi saat ini adalah pemotongan anggaran habis-habisan. Total transfer ke daerah berkurang sebesar 300 triliun, sementara total belanja kementerian dan lembaga di pemerintah pusat naik 300 triliun.
“Coba perhatikan total transfer ke daerah berkurang 300 triliun turun. Tapi total belanja kementerian dan lembaga di pemerintah pusat naik 300 triliun. Jadi yang ke daerahnya itu dipotong bawa ke atas.”
Oleh karena itu Bupati Hery mengatakan bagaimana cara agar dana 300 triliun ini bisa mengalir ke daerah “Kalau begitu tahun depan bagaimana caranya supaya 300 triliun yang di atas itu mengalir lagi ke daerah”
Tugas birokrasi daerah adalah melihat program-program unggulan dari kementerian masing-masing untuk membuat usulan dan proposal bersama agar program atau barang dari pusat dapat mengalir lagi ke daerah.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







