Ia katakan, seharusnya perusahan segera melakukan pemeriksaan dan perbaikan agar tidak membuat para pengunjung merasa terganggu. Apalagi dalam menyambut kegiatan yang bergensi ini. “Kalau bisa perusahan segera ambil tindakan, sayang sekali jika ini biarkan saja. Apa lagi kita sedang menyelenggarakan kegiatan internasional.”

Hasil penelusuran awak media, tampak pipa pembuangan dari ruangan dapur restoran menuju saluran drainase jalan raya, bocor dan merembes ke lahan yang ada di samping restoran. Diduga bau menyengat itu bersumber dari limbah yang mengalir dari dapur lansung ke saluran. Ketika dikonfirmasi jeneral manager restoran Taman laut yang akarap disapa Suroso berdalil tidak ada masalah pengelolaan limbah di perusahaan tempat ia bekerja.
“Tidak ada limbah yang kita gelontorkan lansung ke drainase, pipa pembuangan limbah itu langsung menuju ke pengolahan. Semua aman kok. Mungkin sumbernya bukan dari restoran kami. Ia mengaku restoran Taman laut sudah memiliki ipal yang sesuai dengan ketentuan standar operasional. Dan, melakukan pengawasan rutin oleh Dinas lingkungan hidup kabupaten Manggarai barat.
“Sejak tahun 2021 kita sudah menggunakan ipal, dan selalu diperiksa oleh Dinas lingkungan hidup. Boleh cek ke dinas,” ujar Suroso.
Hingga berita ini publish, beberapa kali coba mengkonfirmasi ke Kepala Dinas Lingkungan Hidup Manggarai Barat, Sebastianus Wantung, namun tak merespon.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
Tinggalkan Balasan