infopertama.com – Kabar soal pengakuan Israel akan sebuah negara merdeka, Palestina gegerkan dunia Islam. Hal ini seiring pengakuan tersebut menjadi “solusi dua negara” untuk perdamaian wilayah tersebut. Dan, hal itu pertama kali terungkap dari mulut Perdana Menteri Israel Yair Lapid.
Demikian Yair Lapid, saat berpidato di depan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 22 September. Mengutip Xinhua, Kamis (29/9/2022), ia menekankan solusi dua negara untuk menyelesaikan konflik tak berujung Israel dan Palestina. “Sebagian besar orang Israel mendukung visi solusi dua negara,” katanya kala itu.
Ini adalah pertama kalinya dalam beberapa tahun seorang pemimpin Israel secara terbuka menyatakan dukungan untuk solusi itu. Langkah tersebut memungkinkan munculnya sebuah negara Palestina merdeka dengan negara Israel sebagai tetangganya.
Sementara itu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam kesempatan yang sama menyambut positif Lapid. Ia meminta keduanya duduk di meja perundingan. “Ujian nyata dari keseriusan dan kredibilitas posisi ini adalah pemerintah Israel duduk di meja perundingan segera untuk menerapkan solusi dua negara,” katanya.
Aksi Politik Demi Pemilu?
Namun sikap ini ternyata mendapat tanggapan sinis pengamat Palestina. Sebagian besar analis politik Palestina mengatakan bahwa mereka tidak yakin dengan pidato Lapid.
Mereka meyakini itu hanyalah aksi politik untuk memikat pemilih Israel-Arab dalam pemilihan umum. Rencananya pemilu berlangsung pada 1 November. “Tidak serius dan tidak menawarkan apa-apa,” kata seorang profesor ilmu politik di Universitas Al-Quds, Ahmad Rafiq Awwad.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
Tinggalkan Balasan