Cepat, Lugas dan Berimbang

Evaluasi Kinerja 2025, Bapenda Manggarai Siap Berkantor di Desa: Mengatasi Masalah tanpa Masalah

Oplus_131072

Ruteng, infopertama.com – Suasana Manggarai pagi tadi, Jumat, 23 Januari 2026 menjadi ujian komitmen Pemda Manggarai melalui Badan Pendapatan Daerah dan seluruh Kepala Desa dan Camat sekabupaten Manggarai dalam giat Rapat Evaluasi PBB.

Atas kecintaan terhadap Manggarai tercinta, para camat dan kepala desa berani menerobos, berjalan tegak meski harus diguyur hujan lebat dan angin kencang.  Patahan ranting pohon di jalanan bukanlah halangan berarti bagi mereka asal bisa kumpul bareng di Aula Ranaka, Kantor Bupati Manggarai.

Di Aula Ranaka, Kaban Pendapatan, Staf dan para pegawai sudah menunggu walau badan menggigil kedinginan.

Rapat Evaluasi yang harusnya dimulai jam 09.00 WITA terpaksa molor sejam kemudian, sembari menunggu para kepala desa tiba di lokasi. Tampak, satu persatu kepala desa itu muncul di kantor Bupati Manggarai. Beberapa kades muncul dengan celana di guling selutut, sebagian baru mengenakan sepatu, beberapa yang lain bahkan menjadikan kantor Bupati sebagai kamar ganti, jaket dan baju mereka basah kuyup.

Kesemuanya itu demi Manggarai tercinta, mewujudkan Manggarai yang maju lebih cepat.

Berkantor di Desa, Mengatasi Masalah tanpa Masalah

Rapat Evaluasi PBB oleh Bidang PBB dan BPHTB Wilayah 2 Bapenda Manggarai ini secara resmi dibuka Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, S.Pd, Jumat, 23 Januari 2026 sekira pukul 11.15 WITA.

Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu dalam arahannya menekankan peningkatan kerja sama, kerja kolaborasi antara pemerintah kabupaten tentu melalui Bapenda, para camat, Lurah dan kepala desa dengan masyarakat.

Menurutnya, maju dan tidaknya Manggarai tidak semata-mata hasil kerja Bupati dan wakil Bupati saja, tidak juga karena kerja Bapenda Saja, tetapi itu semua adalah hasil kerja bersama, baik pemerintah maupun masyarakat.

Sinergitas dan saling mensuport antara pemerintah dan masyarakat menjadi syarat mutlak majunya satu daerah, majunya Manggarai tercinta.

“Karenanya, saya minta agar kerja-kerja baik, saling support yang sudah dijalankan selama ini tuk ditingkatkan lagi.” Ujar Fabianus.

Sebagai pemerintah kabupaten Manggarai, saya bersama bapak Bupati menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada kita semua, bapak-bapak Camat, para kades dan lurah.

Sebelum dibuka Wakil Bupati Fabianus Abu, Kaban Pendapatan Manggarai, Kanis Nasak di hadapan para camat dan kepala desa menyampaikan banyak terimakasih atas kerja-kerja tulus, kerja-kerja iklas meski belum maksimal mencapai 100 persen.

Yang paling penting, kata Kanis Nasak adalah berkat kerja-kerja tulus, kerja iklas dari kita semua membuahkan hasil yang membanggakan, adanya peningkatan realisasi penerimaan PBB.

Ia menambahkan, moment hari ini merupakan evaluasi kerja 2025 sekaligus menentukan langkah, persiapan dan strategi kita di tahun pajak 2026. Menurutnya, di lapangan kita pasti akan dihadapkan dengan pelbagai persoalan, pelbagai masalah.

“Hari ini, kita semua diperkenankan untuk menyampaikan masalah, menyelesaikan masalah tanpa masalah. Artinya, masalah-masalah yang dihadapi tahun sebelumnya mohon untuk disampaikan secara detail, untuk dipikirkan solusinya sehingga masalah-masalah itu tidak lagi terulang di tahun pajak 2026.” Ujar Kaban Kanis Nasak, Jumat.

Adapun terhapa beberapa persoalan klasik yang selalu muncul dari tahun-tahun, Bapenda Manggarai berkomitmen untuk belanja langsung ke desa-desa dalam program Berkantor di Desa.

Kanis Nasak menjelaskan bahwa, giat Berkantor di Desa  lebih kepada cara Pemerintah Daerah melalui kami untuk menjawab dan menyelesaikan soal di lapangan.

“Karena ini terkait dengan Badan Pendapatan, maka tentu tidak jauh dari soal-soal data PBB -P2.  Soal-soal data ganda, pendataan ulang hingga pemutahiran data mutlak harus dilakukan sebab erat kaitannya dengan PAD yang tentu berimbas pada Pembangunan Daerah.

Demikian Kanis Nasak optimis, Bapenda Manggarai harus mampu hadir menyelesaikan soal, mengatasi masalah tanpa masalah.

Kita sudah mulai berkantor di desa, di kecamatan Ruteng di Bangka La’o dan Desa Pong Lale. Lalu, desa Paka di kecamatan Satar Mese.  

Penetapan dan Pendistribusian SPPT Mulai April

Lebih lanjut, kaban Pendapatan Kanis Nasak memastikan bahwa pada tahun pajak 2026 ini penetapan dan Pendistribusian SPPT dilakukan awal April. Lebih cepat dari tahun sebelumnya, yang dimulai Mei.  

Karenanya, pinta Kanis Nasak, diharapakan dari Januari hingga pertengahan Maret para kepala desa tuk menyampaikan semua soal kepada badan Pendapatan. Supaya, setelah nanti penetapan tidak ada lagi soal-soal lama. Tujuannya, agar realisasi PBB 2026 bisa bertambah lagi sebagaimana trend 2 tahun belakangan ini.

Rapat Evaluasi ini juga dihadiri utusan dua bank mitra pembayaran PBB, bank Mandiri dan Bank BNI.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

Â