Cepat, Lugas dan Berimbang

Pria Meraba-raba sedangkan Wanita Tidak

infopertama.com – Hormon oksitosin dikenal sebagai ‘hormon belaian’, yang terlepas ketika kulit seseorang dibelai dengan lembut atau mereka sedang ditimang-timang. Hormon itu meningkatkan kepekaan terhadap sentuhan dan perasaan ikatan, serta merupakan faktor utama dalam perilaku wanita terhadap bayi-bayi dan pria. Ketika seorang wanita mulai memberikan asi, hal itu memicu refleks ‘pelepasan yang membebaskan susu dari payudara.

Jika seorang wanita ingin menyenangkan seorang pria dengan menyentuhnya, secara alami dia akan melakukannya dengan cara yang dia sendiri juga akan senang menerima.

Dia membelai-belai kepala kekasihnya dengan lembut, mengusap wajahnya, mengusap punggungnya dan dengan lembut menyisir rambutnya.

Jenis sentuhan ini memiliki dampak kecil saja pada kebanyakan pria, bahkan kadang-kadang terasa mengganggu. Kulit pria kurang peka pada sentuhan dibandingkan dengan kulit wanita. Hal itu berguna supaya ia tidak terlalu mudah terluka atau merasa sakit ketika berburu.

Pria lebih suka disentuh terutama pada area khusus, sesering mungkin. Hal itu tentu saja membuat masalah besar dalam hubungan mereka. Ketika seorang pria memutuskan untuk menyentuh seorang wanita secara sensual, ia akan menyentuhnya pada tempat yang disukainya sendiri, ia menjamah payudara dan selangkang. Itu merupakan hal teratas dalam daftar hal-hal yang dibenci wanita dan mengakibatkan rasa tidak suka pada kedua belah pihak.

Ketika pria dan wanita saling memberikan sentuhan sensual berdasarkan pada kepentingan masing-masing kekasih dan kepekaan kulitnya, maka hubungan mereka akan semakin erat.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN