Semarang, infopertama.com – Komentar Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang menyebut beberapa kepala daerah hanya “sibuk ngonten” di media sosial tanpa menyelesaikan masalah rakyat, menuai kritik Indria Febriansyah. Indria yang juga Ketua Umum Relawan Pemenangan Presiden Prabowo dari organ Kabeh Sedulur Tamansiswa Indonesia (KSTI), menilai pernyataan Luthfi tidak berdasar dan cenderung tidak bijak sebagai seorang gubernur.
“Pernyataan Pak Luthfi tidak mendasar. Sejauh yang kami tahu, Kang Dedi Mulyadi justru menyelesaikan masalah rakyat melalui konten-kontennya. Begitu pula dengan Wakil Menteri yang mengawal buruh agar ijazahnya tidak ditahan. Itu langkah kecil tapi sangat berarti,” tegas Indria dalam keterangannya.
Indria juga mempertanyakan kinerja Ahmad Luthfi sendiri sebagai Gubernur Jawa Tengah. “Di sisi lain, apa yang sudah beliau berikan untuk rakyat Jawa Tengah? Secara politis, beliau diusung oleh Pak Jokowi dan Gerindra, tapi sepertinya lupa bahwa naiknya Pak Jokowi dulu juga karena media sosial yang menampilkan kerja nyata seperti turun ke selokan,” ujarnya.
Lebih jauh, Indria menyoroti kemungkinan adanya nada merendahkan dalam komentar Luthfi, tidak hanya kepada kepala daerah lain seperti Dedi Mulyadi, tetapi juga secara tidak langsung kepada Presiden ke-7 Joko Widodo.
“Jika yang disindir Kang Dedi, ini semakin tidak tepat karena mereka punya wilayah dan tantangan berbeda. Kang Dedi adalah kader Gerindra, partai yang kini dipimpin Presiden ke-8 Prabowo Subianto,” tambahnya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







