40 Gedung Sekolah Katolik Alami Kerusakan, Yapersukma Prioritaskan Keselamatan Siswa

Ruteng, infopertama.com – Dampak gempa bumi tektonik yang mengguncang wilayah Flores melumpuhkan puluhan fasilitas pendidikan Katolik di Kabupaten Manggarai. Yayasan Persekolahan Sukma Pusat (Yapersukma Pusat) Keuskupan Ruteng mencatat setidaknya 40 gedung sekolah berada dalam kondisi rusak pascagejala alam tersebut.

Ketua Yapersukma Pusat Keuskupan Ruteng, Romo Patrick Dharsam Guru, mengungkapkan bahwa proses pendataan menyeluruh terhadap seluruh satuan pendidikan di bawah naungan yayasan masih terus berjalan.

“Data sementara yang kami terima menunjukkan ada sekitar 36 Sekolah Dasar Katolik (SDK) dari total 82 SDK yang mengalami kerusakan, mulai dari tingkat ringan, sedang, hingga berat. Selain SDK, sejumlah sekolah menengah seperti SMAK Fransiskus Ruteng, SMA St. Gregorius Reo, SMP Tribhakti Reo, dan SMP Widyarti Loce juga mengonfirmasi adanya kerusakan parah,” ujar Romo Patrick saat dikonfirmasi, Senin (24/8).

Ia menjelaskan bahwa angka tersebut belum merupakan data final karena sebagian besar masih berdasarkan laporan awal via telepon. Pihak yayasan tengah berkoordinasi dengan seluruh kepala sekolah untuk mengumpulkan dokumen dan laporan resmi terkait rincian kerusakan struktur fisik gedung.

Tinjauan Langsung dan Temuan Lapangan

Dalam kunjungan langsung ke beberapa lokasi terdampak, Romo Patrick menyaksikan secara dekat parahnya kehancuran yang dialami unit-unit sekolah tersebut. Kerusakan tidak hanya berupa retak rambut pada dinding, tetapi juga mencakup kegagalan struktur utama yang membahayakan jiwa.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel