Tenda Darurat Wakil Bupati Manggarai dengan Terpal Bolong

Ruteng, infopertama.com – Pasca guncangan hebat Gempa Bumi Flores M7,7 yang terjadi pada Sabtu (15/08/2026), Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, mengambil langkah darurat untuk menyelamatkan diri dan keluarganya.

Mempertimbangkan ancaman gempa susulan yang masih terus membayangi wilayah Manggarai, ia memilih untuk tidak berdiam diri di dalam bangunan rumah jabatannya dan berinisiatif mendirikan tenda perlindungan darurat.

Menggunakan Terpal Bekas yang Bolong dan Tampak Usang

Tenda darurat tersebut berdiri di area halaman belakang rumah jabatan Wakil Bupati, memanfaatkan area terbuka seluas 8×8 meter yang sehari-hari berfungsi sebagai area parkir kendaraan. Pilihan lokasi terbuka ini dinilai jauh lebih aman dari potensi reruntuhan struktur bangunan utama jika sewaktu-waktu terjadi gempa susulan.

Meskipun berstatus sebagai pejabat daerah, kondisi fasilitas perlindungan sementara yang digunakannya jauh dari kata mewah. Tenda yang dirakit ala kadarnya itu hanya dilapisi terpal plastik warna biru yang sudah usang dan tampak menua. Di beberapa sudut, kain gorden cokelat ditambahkan untuk menutupi bagian celah pintu guna menahan hempasan angin malam.

Kondisi terpal biru tersebut pun tidak lagi utuh. Pada beberapa titik, permukaan terpal tampak berlubang cukup besar. Agar tetap layak pakai dan tidak kemasukan air, lubang-lubang itu dirawat seadanya menggunakan tambalan lakban hitam di berbagai bagian.

Memilih Kesederhanaan di Tengah Distribusi Tenda Bantuan

Menariknya, sebagai pimpinan daerah, Wakil Bupati Fabianus Abu sebenarnya memiliki kewenangan dan akses penuh untuk memanfaatkan fasilitas penanggulangan bencana. Saat ini, tercatat ada sebanyak 153 unit tenda bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang telah masuk dan didistribusikan ke wilayah Manggarai.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel