Ruteng, infopertama.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai menyampaikan perkembangan data korban meninggal dunia akibat gempa bumi Flores berdasarkan hasil rekapitulasi korban per desa/kelurahan yang telah dihimpun dan diverifikasi di lapangan.
Berdasarkan data tersebut, tercatat 37 orang meninggal dunia yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Manggarai, yakni Kecamatan Langke Rembong, Cibal, Cibal Barat, Reok, Wae Rii, Reok Barat, dan Satarmese Utara.
Di Kecamatan Langke Rembong, tercatat lima korban meninggal dunia, masing-masing satu orang di Kelurahan Karot, tiga orang di Kelurahan Tenda, dan satu orang di Kelurahan Pau. Para korban meninggal dunia dengan penyebab utama shock, dengan lokasi meninggal dunia di rumah maupun rumah sakit.
Di Kecamatan Cibal, tercatat empat korban meninggal dunia, masing-masing satu orang dari Desa Bea Mese, dua orang dari Desa Riung, dan satu orang dari Desa Ladur. Seluruh korban di wilayah ini meninggal dunia akibat tertimpa bangunan di rumah.
Sementara itu, Kecamatan Cibal Barat mencatat satu korban meninggal dunia dari Desa Golo Lanak akibat tertimpa bangunan.
Kecamatan Reok menjadi wilayah dengan jumlah korban meninggal dunia terbanyak, yakni sebanyak 20 orang. Korban tersebut tersebar di Desa Reo sebanyak 16 orang, Desa Watu Tango satu orang, Desa Mata Air dua orang, dan Desa Wangkung satu orang.
Sebagian besar korban meninggal dunia akibat tertimpa bangunan. Selain itu, terdapat korban yang meninggal akibat tenggelam, shock, dan sakit. Salah satu korban merupakan bayi yang baru dilahirkan dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Ruteng dari pos pengungsian Barang Kolong.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












