Daftar 37 Korban Meninggal Akibat Gempa Bumi Flores – Manggarai

Di Kecamatan Wae Rii, tercatat dua korban meninggal dunia dari Desa Wae Mulu. Kedua korban meninggal dunia akibat tertimpa bangunan dan sempat mendapatkan penanganan di rumah sakit.

Selanjutnya, Kecamatan Reok Barat mencatat empat korban meninggal dunia dari Desa Reok Barat. Keempat korban meninggal dunia akibat tertimpa bangunan di rumah. Sementara itu, Kecamatan Satarmese Utara mencatat satu korban meninggal dunia dari Desa Cireng akibat tertimpa bangunan dan meninggal dunia di Puskesmas.

Pemerintah Kabupaten Manggarai menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban yang meninggal dunia akibat bencana gempa bumi Flores.

Pemerintah bersama seluruh unsur terkait terus melakukan penanganan darurat, termasuk evakuasi, pelayanan kesehatan, pendataan dan verifikasi korban, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dan pengungsi, serta koordinasi lintas sektor di wilayah terdampak.

Pemerintah Kabupaten Manggarai juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang, waspada terhadap kemungkinan gempa bumi susulan, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pemerintah, petugas kesehatan, TNI, Polri, dan unsur penanggulangan bencana yang berada di lapangan.

Data dan Sebaran Korban Meninggal Gempa Manggarai

1. Kecamatan Reok Kecamatan Reok menjadi wilayah dengan jumlah korban meninggal dunia terbanyak, yaitu 20 orang. Dari Kelurahan Reo, korban yang meninggal akibat tertimpa bangunan rumah meliputi Resny (21 tahun, P), Faisal (42 tahun, L), Habibi (7 tahun, L), Ruslin Ahmad (61 tahun, L), Hamidi (70 tahun, L), Asyiah (76 tahun, P), Stefano Bernadito (37 tahun, L), Hendrikus Gampur (L), Yurnia Yuldis (P), Supriyadin (L), Yustiana Rominsiana Mbawo (P), dan Heliani Plate (P).

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel