Cepat, Lugas dan Berimbang

Yohanes Oci: Rezim Andre Agas Gagal Benahi Infrastruktur di Matim

“Mana visi misi istilah SEBERnya dulu waktu kampanye yaitu Sejahtera, Berdaya, dan Berbudaya. Ini kan platformnya tapi pertanyaannya platformnya ini dituangkan dengan konsep dan substansi yang jelas tidak ke dalam RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah). Atau istilahnya itu program tahunan pemerintah kab. Matim berdasarkan skala prioritas atas hasil kajian permasalahan di Matim selama ini,” tegas Magister Ilmu Pemerintahan ini.

Demikian Oci mewanti-wanti kemungkinan tahun 2023 ini anggaran lebih banyak alokasikan untuk pembangunan fisik. Sebab, kata Oci memasuki tahun politik sebagai pencitraan politik bagi kandidat petahana.

“Kita lihat saja pasti tahun 2023 ini banyak alokasi anggaran untuk pembangunan fisik. Terutama jalan raya dan ada program bantuan sosial, karena, kita tau bahwa tahun 2023 adalah tahun politik. Dan, pasti petahana memanfaatkan itu sebagai pencitraan politik dengan tujuan mendapat dukungan politik dari masyarakat,” paparnya.

Baca juga: Sejak PemDa MaTim Lahir, Jalan Ini Belum perbaik

Namum demikian ia meminta masyarakat Matim untuk berpikir logis bahwa permasalahan Matim itu bukan hanya terjadi pada tahun politik. Tapi, permasalahan matim itu sudah terjadi jauh sebelum kabupaten itu dimekarkan. Bahkan sudah tiga kali mengikuti pemilu namum para pemimpinnya gagal dalam mengatasi permasalahan yang kompleks di Matim.

“Masyarakat harus cerdas bahwa jangan mau diperhatikan ketika memasuki tahun politik atau memasuki pemilu. Karena itu pasti pencitraan dan sengaja dilaksanakan untuk mendapat dukungan politik dari masyarakat,” tutupnya.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN