Wagub Johni Asadoma Serahkan 250 Paket Sembako ke Kampung Redong

Menurutnya, program pemerintah pusat dan provinsi bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat, agar kebutuhan-kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.

Ia juga berharap semua orang tua memperhatikan anak-anak, menyekolahkan mereka dengan baik. Semua anak harus sekolah.

“Dengan sekolah, kita bisa menyiapkan anak-anak menjadi manusia-manusia hebat di masa mendatang. Di samping sekolah, kita juga memberikan mereka kehidupan yang layak, makanan yang bergizi di rumah. Jangan ada anak stunting di Redong. Uang digunakan untuk beli daging, telur, ikan. Tidak ada uang, jangan makan sirih pinang. Uangnya pakai beli telur, beli sayur untuk anak. Orang tua berkorban untuk anak,” ujar Wagub Johni di hadapan warga yang memadati rumah adat Kampung Redong.

“Masa depan anak adalah masa depan Redong, masa depan Manggarai, masa depan NTT, masa depan Indonesia,” tambah Wagub Johni mengingatkan.

“Anak-anak tidak boleh putus sekolah, harus memperoleh makanan bergizi, ajarkan mereka hal-hal yang baik supaya mereka semua menjadi anak-anak yang hebat, sukses, agar kita sebagai orang tua, masyarakat adat, akan bangga. Kalau ada anak dari Redong besok jadi bupati di Manggarai, tentu semua akan bangga,” ungkap Wagub Johni disambut senyum warga.

Wagub Johni juga mengingatkan para orang tua untuk membatasi penggunaan HP anak-anak mereka. Menurutnya, penggunaan HP secara berlebihan dapat membuat anak-anak mengakses hal-hal negatif yang bisa memengaruhi perilaku mereka.

“Anak-anak tidak boleh pegang HP terlalu lama, dan tidak boleh menonton hal-hal yang mengubah pikirannya menjadi terlalu bebas, terlalu liberal. Nanti dia bisa lupa keluarga, bisa lupa Tuhan, tidak tenteram, tidak terarah, karena pengaruh daripada media-media sosial yang begitu banyak, yang menyebarkan informasi yang tidak baik. Ada yang baik, banyak yang tidak baik. Ini yang perlu kita ajarkan kepada anak cucu kita,” ujar Wagub Johni.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel