UKSW Siap Menuju kelas Dunia Usai Raih Peringkat Akreditasi Institusi Unggul

Sedikitnya, lanjut Rektor, terdapat tiga tantangan dalam proses meraih akreditasi Unggul. Di antaranya, Komitmen untuk dapat secara serius menjalankan seluruh standar yang ada di UKSW. Lalu, membangkitkan kesadaran mutu untuk semua unsur perguruan tinggi.

“Lainnya, termasuk juga tracer study dengan menyebarkan kuesioner kepada alumni dan perlu respon dengan rate di atas 50 persen. Hal ini penting karena bukti lulusan UKSW diterima masyarakat adalah dengan tracer study.” Tutur Rektor dalam pertemuan dengan awak media pada Kamis (16/02/2023).

Dalam pertemuan yang juga dihadiri Wakil Rektor Bidang Pengajaran, Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Ferdy S. Rondonuwu, S.Pd., M.Sc., Wakil Rektor Bidang Keuangan, Infrastruktur dan Perencanaan Priyo Hari Adi, S.E., M.Si., Ph.D., Ak. Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi dan Kewirausahaan Prof. Dr. Ir. Eko Sediyono, M.Kom., Wakil Rektor Bidang Kerja sama dan Kealumnian Yafet Yosafet Wilben Rissy, S.H., M.Si., LLM, Ph.D. (AFHEA) serta Kepala Lembaga Penjaminan Mutu UKSW Dr. Adita Sutresno, S.Si., M.Sc., dibahas sejumlah terobosan yang akan dilakukan UKSW.

Beberapa di antaranya adalah remodelling OBE Outcome Based curriculum. Mulai semester gasal 2023/2024, UKSW akan mengintegrasi beberapa mata kuliah yang terkait MBKM, salah satunya mengakui keaktifan mahasiswa dan prestasi mahasiswa untuk dikonversi menjadi SKS akademik. Dari bidang lainnya, kerjasama internasional akan terus digenjot.

Akreditasi Unggul yang sudah diperoleh menjadi pendukung pembukaan Program Studi (Prodi) Pendidikan Kedokteran dan Profesi Dokter yang ditargetkan pada tahun ini. Berbagai persiapan sudah dilakukan antara lain bekerjasama dengan YAKKUM untuk dukungan calon RS Pendidikan Utama.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel