Korban meninggal di lokasi ini meliputi Resny (21), Faisal (42), Habibi (7), Ruslin Ahmad (61), Hamidi (70), Asyioh (76), Stefano Bernadito (37), Hendrikus Gampur (31), Yurnia Yuldis (55), Supriyadin (45), Yustiana Rominsiana Mbawo (39), dan Heliani Plate (67) yang seluruhnya meninggal di rumah akibat tertimpa bangunan.
Selain itu, terdapat korban yang meninggal di posko maupun dalam perjalanan menuju posko akibat syok dan sakit, seperti Abdul Latief (68), Hj. Mahmud Usman (90), Khadijah Pawata (100), Siti Rahman (41), Anak Kandung dari Ibu Celina (0 hari), Alida Saida (83), Hadijah (75), Tadeus Tatut (68), Abdul Rajak (70), Bayi dari Nyonya Lidiana (2 bulan), serta Azrianus Janggang (5).
Sementara itu di Kecamatan Wae Rii, dua korban jiwa terdata di Wae Mulu akibat tertimpa bangunan dan meninggal di rumah sakit, yaitu Romanus Tangkang (54) dan Ychana (Yuliana) Madi (51).
Kecamatan Reok Barat mencatatkan empat korban meninggal di rumah akibat tertimpa bangunan di desa Reok Barat, yakni Mustamin (65), Rinto Harahap (45), Bunga Sari (40), dan Bibeng (Wiwe) (50).
Di Kecamatan Satarmese Utara, korban jiwa terdata di Cireng atas nama Maria Naus (92) akibat tertimpa bangunan dan di Kole atas nama Medot (77) akibat cedera pasca gempa, yang mana keduanya dirawat/dirujuk ke Puskesmas Langke Majok.
Terakhir, di Kecamatan Rahong Utara, satu korban jiwa dilaporkan di Dimpong atas nama Maria Yustuti Bombong (51) yang meninggal akibat syok di Puskesmas Nanu.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











