Tag: Ratu Wula Talu

  • Respon Bupati Ratu Wula Usai Disebut Meninggal: Orang Gila…Maafkan

    Respon Bupati Ratu Wula Usai Disebut Meninggal: Orang Gila…Maafkan

    infopertama.com – Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla merespon santai atas munculnya kabar hoax yang menyebutkan dirinya meninggal hingga viral di aplikasi video pendek TikTok.

    Kepada infopertama.com, kader NasDem itu menyikapinya dengan santai. Ia bahkan menilai pengunggah sebagai orang gila sehingga harus dimaafkan.

    “Orang Gila…jadi, maafkan mereka yang mau Fyp (For You Page),” ujar Bupati SBD, Ratu Wula via gawainya kepada infopertama.com, Minggu, 22 Maret 2026.

    Ketahui, konten viral di aplikasi video pendek TikTok diunggah beberapa nitizen mengundang beragam kecaman di kolom komentar.

    Kecaman itu tatkala pengunggah yang diduga secara sadar menyebarkan hoax terhadap bupati perempuan pertama di NTT, Ratu Wula.

    Bupati Sumba Barat Daya yang aktif di media sosial mengunggah kegiatan hariannya sebagai Bupati diberitakan Meninggal tanpa penjelasan penyebab meninggalnya.

    Salah satu akun tiktok Nonan Enjel A… mengunggah beberapa konten dengan yang menampilkan foto Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wula dengan caption sedih dan belasungkawa.

    “Selamat jln Bu Bupati, surga tempatmu.” Bunyi caption Nona Enjel A…

    Akun yang sama pada unggahan sebelumnya juga menulis caption, “knp jln secepat ni bu Bupati semoga bahagia di surga Bu Bupati,” disusul emoticon sedih dan menangis.

    Kekinian, pengguna akun Nona Enjel A… berganti nama tampilan akun menjadi AngelAurel.

    Sementara itu, pengguna lain di TikTok meminta Bupati SBD agar segera mengambil langkah tegas terhadap penyebar hoax tersebut.

    Laman: 1 2

  • Putusan Dismissal Pilkada Sumba Barat Daya Tidak Beralasan, Dalil Pemohon Ditolak

    Putusan Dismissal Pilkada Sumba Barat Daya Tidak Beralasan, Dalil Pemohon Ditolak

    infopertama.com – Mahkamah Konstitusi (MK) RI menyatakan menolak gugatan Pilkada Sumba Barat Daya (SBD). MK menyatakan dalil-dalil Pemohon tidak beralasan menurut hukum. Dengan putusan ini, pasangan calon Ratu Ngadu Bonu Wulla dan Dominikus Alpawan Rangga Kaka resmi menjadi pemenang Pilkada SBD tahun 2024.

    “Mengabulkan eksepsi Termohon dan eksepsi Pihak Terkait berkenaan dengan kedudukan hukum Pemohon. Menolak eksepsi Termohon dan Pihak Terkait untuk selain dan selebihnya. Dalam pokok permohonan menyatakan permohonan Pemohon tidak dapat diterima,” demikian kata Ketua MK, Suhartoyo saat membacakan putusan dismissal yang diadakan Rabu (5/2/2025) siang yang disirakn live di YouTube MK mukai pada menit ke 160 atau 2.40.

    Ketahui, dalam sidang dismissal tersebut, pada amar putusan yang dibacakan hakim MK Arsul Sani, MK menyatakan seluruh dalil Pemohon yakni paslon nomor urut 2 Fransiskus M. Adilalo dan Yeremia Tanggu tidak beralasan menurut hukum.

    “Berdasarkan seluruh uraian pertimbangan hukum di atas Mahkamah tidak mendapatkan keyakinan akan kebenaran terhadap dalil-dalil pokok permohonan Pemohon. Oleh karena itu, Mahkamah telah meyakini bahwa tahapan Pilkada Kabupaten Sumba Barat Daya tahun 2024 telah dilaksanakan sesuai dengan tahapan dan ketentuan serta terkait permasalahan yang ada telah diselesaikan sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan,” kata Arsul Sani.

    Dalam gugatan ini, pasangan Fransiskus M. Adilalo dan Yeremia Tanggu mendalilkan beberapa persoalan, di antaranya mengenai ketidaknetralan ASN. Terkait dalil ini, bukti-bukti yang diajukan Pemohon sebagian besar berupa foto dan video. Namun, menurut MK bukti-bukti ini tidak dapat meyakinkan Mahkamah bahwa telah terjadi pelanggaran berupa ketidaknetralan ASN.

    Laman: 1 2 3

  • Dugaan Akan Bertukar Jabatan dan Trik Kampanye, Ratu Wulla Calon Gubernur NTT

    Jakarta, infopertama.com – Pengunduran diri Ratu Ngadu Bonu Wulla yang mengundurkan diri sebagai caleg terpilih DPR diduga akan bertukar jabatan dengan Victor Laiskodat yang merupakan mantan Gubernur Nusa Tenggara Timur.

    Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, mengungkapkan bahwa mundurnya Ratu Wulla merupakan sebuah fenomena yang tidak biasa di tengah masyarakat karena peraih suara tertinggi malah memilih mundur.

    Namun pengunduran diri itu diduga karena ada perjanjian politik, yang mana Ratu Wulla akan dijagokan maju di Pilgub NTT sebagai pengganti Victor Laiskodat.

    “Mundurnya Ratu itu dugaan saya dia akan maju menjadi calon gubernur dari Nasdem, sedangkan Victor Laiskodat posisinya sebagai anggota DPR. Jadi, ganti posisi,” ujarnya, Minggu 17 Maret 2024.

    Menurut dia, Ratu Wulla tidak mungkin ‘hilang’ begitu saja dengan meninggalkan raihan suara yang begitu banyak dari rakyat NTT dapil II. Artinya, ada suatu pembicaraan dan kesepakatan politik antara dirinya dengan partai NasDem.

    Selain itu, pengunduran diri ini bisa menjadi salah satu cara untuk semakin membuat masyarakat mengenal sosok Ratu Wulla.

    “Itulah yang dinamakan strategi politik. Apa yang dilakukan Nasdem ini bagian saja dari awalan supaya mungkin Ratu akan mulai dibicarakan orang, santer menjadi perbincangan publik,” tambah Pangi.

    Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali mengatakan bahwa pengunduran diri Ratu Wulla merupakan keputusan pribadi, bukan keputusan partai. Ali mengungkapkan tidak ada pembahasan mengenai persoalan tersebut di internal Nasdem.

    Laman: 1 2

  • Kalah Perolehan Suara, Viktor Laiskodat Tetap ke Senayan

    infopertama.com – Viktor Laiskodat, mantan Gubernur NTT yang maju caleg dalam pemilu, Rabu, 14 Februari 2024 kalah bersaing perolehan suara dengan caleg petahana, Ratu Wulla Talu di dapil NTT II.

    Meski kalah perolehan suara, Viktor Laiskodat tetap akan dilantik menjadi anggota DPR RI periode 2024 – 2029 dari partai Nasdem.

    Hal itu dipastikan usai Ratu Wulla Talu mengundurkan diri.

    Pengunduran diri Ratu Wulla Talu itu disampaikan salah satu saksi Partai NasDem dalam rapat pleno rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2024 di KPU RI, Selasa (12/3/2024) siang.

    Dalam siaran langsung pada channel youtube KPU RI itu, Saksi NasDem menyampaikan bahwa Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh telah mengeluarkan surat pengunduran diri Ratu Wulla Talu untuk diserahkan kepada KPU dan Bawaslu RI.

    “Ada surat dari Ketua Umum Partai NasDem kepada KPU dan Bawaslu RI terkait pengunduran diri Caleg nomor urut 5 di Dapil NTT II,” kata Saksi Partai NasDem.

    Lanjut Saksi Partai NasDem, surat pengunduran diri Caleg DPR RI nomor urut 5, Ratu Wulla Tallu itu sudah ditandatangani di atas meterai 10.000.

    “Alasan dari yang bersangkutan sudah dimuat dalam surat dan tandatangan di atas meterai 10.000,” jelasnya.

    Viktor Laiskodat
    Ratu Wulla Talu

    Ia menambahkan, surat pengunduran diri itu akan diserahkan kepada Ketua KPU RI, dan Ketua Bawaslu RI usai pleno.

    “Karena surat ini untuk KPU dan Bawaslu, maka saya tidak punya kewenangan untuk membacakan, kami akan serahkan setelah ini,” tutupnya.

    Pengunduran diri Ratu Wulla Talu ini otomatis memberikan jalan bagi mantan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat yang merupakan Caleg DPR RI peraih suara terbanyak urutan kedua untuk dilantik menjadi DPR RI periode 2024-2029.