Tag: Kardinal Ignatius Suharyo Darmaatmodjo

  • Lahir dan Besar di Bantul, Berikut Jejak Pendidikan Kardinal Ignatius Suharyo 

    Lahir dan Besar di Bantul, Berikut Jejak Pendidikan Kardinal Ignatius Suharyo 

    infopertama.com – Riwayat pendidikan Kardinal Ignatius Suharyo menarik untuk disimak. Ia adalah satu dari 135 kardinal yang dijadwalkan mengikuti konklaf di Roma untuk memilih pengganti Paus Fransiskus yang telah meninggal dunia.

    Paus Fransiskus meninggal dunia pada Senin, 21 April 2025 pukul 7.35 pagi waktu Roma pada usia 88 tahun. Kabar duka ini lansung disambut dengan lonceng kematian berdentang dari Basilika Santo Petrus dan berkibarnya bendera Vatikan setengah tiang.

    Kardinal Ignatius Suharyo pun dijadwalkan akan berangkat ke Vatikan pada Sabtu, 3 Mei 2025 dan akan tiba pada 4 Mei 2025 untuk mengikuti konklaf memilih penerus Paus Fransiskus yang telah wafat.

    Ia akan menjadi satu-satunya kardinal asal Indonesia yang berhak ikut serta dalam konklaf pemilihan Paus baru.

    Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo, lahir pada 9 Juli 1950 di Sedayu, Bantul, Yogyakarta, merupakan sosok penting dalam hierarki Gereja Katolik Indonesia.

    Dengan perjalanan panjang dalam dunia pendidikan dan pelayanan, ia telah memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan Gereja Katolik di Tanah Air.

    Artikel ini akan mengulas secara mendalam riwayat pendidikan Kardinal Ignatius Suharyo, menggambarkan bagaimana latar belakang akademisnya membentuk peran dan pengaruhnya dalam gereja Katolik Indonesia.

    Latar Belakang Keluarga dan Awal Pendidikan

    Ignatius Suharyo berasal dari keluarga religius; ayahnya, Florentinus Amir Hardjodisastra, adalah pegawai Dinas Pengairan Daerah Istimewa Yogyakarta, dan ibunya, Theodora Murni Hardjodisastra, seorang ibu rumah tangga.

    Laman: 1 2 3

  • Deinas Gelei, Wakil Bupati Puncak Jaya yang Dipanggil Bupati

    Ruteng, infopertama.com – Nama Deinas Gelei mungkin sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Puncak Jaya, Papua. Ia kini menjabat sebagai wakil bupati Puncak Jaya yang berpasangan dengan Yuni Wonda, Puncak Jaya Pertama alias bupati Puncak Jaya, sejak 7 Desember 2017.

    Laki-laki kelahiran 16 Desember 1975 ini dalam kesempatan berbincang dengan infopertama, 06 Juni 2023 sore di pelataran Gereja Katolik Santo Nicolas Copu mengutarakan keinginannya menjadi orang nomor wahid di Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

    Oh iya, infopertama.com merasa bangga bisa berbincang dengan Pak Deinas yang secara kebetulan bisa bertemu dalam suatu acara yang boleh saya bilang Persembahan Kasih.

    Waktu itu, tanggal yang serba angka 6 itu, infopertama.com berkesempatan ngobrolin banyak hal dengan bapak Deinas.

    Waktu itu juga, infopertama.com tidak mengetahui kalau beliau wakil Bupati. Maklum, saya dibisiki salah seorang penting bahwa salah satu dari rombongan yang hadir menemani Kardinal Suharyo adalah Bupati dari Papua.

    Deinas Gelei
    Wakil Bupati Puncak Jaya saat berada di Ruangan VIP Bandara Frans Sales Lega (Foto: RJ Pangul)

    Mendengar itu, sebagai wartawan, insting saya sigap tuk menemukannya. Dengar kata Papua, saya coba tengok kiri kanan di antara puluhan rombongan yang rerata berambut lurus. Keberadaan bapak Deinas pun begitu cepat terdeteksi, meski kala itu ia sudah mengenakan Songkok Manggarai, topi khas motif Manggarai yang menyerupai Peci sehingga ciri rambut susah jadi patokan.

    Untungnya, warna kulitnya yang beda dari para rombongan membuatnya cepat terdeteksi. 11 – 12 dengan warna kulit saya, sesama anak Timor Indonesia, Dia Papua, Saya Flores. Hitam Kulit, Kariting Rambut, begitu kata Edo Kondologit dalam lagu yang sangat Populer ciptaan Frangky Sahilatua.

    Laman: 1 2 3 4 5 6

  • Viral, Selang 5 Menit 3 Pesawat Lepas Landas dari Bandara Frans Sales Lega

    Ruteng, infopertama.com – Sebuah video 3 (tiga) unit pesawat lepas landas dari Bandara Kelas III Frans Sales Lega, Ruteng, Kabupaten Manggarai viral di media sosial tik-tok.

    Dalam video viral itu, tampak terlihat satu unit pesawat wings air yang lepas landas pertama dari bandar udara kebanggan masyarakat Manggarai. Tak berselang lama, pesawat lainnya berjenis Hawker juga meninggalkan bandara yang beralamat di kelurahan Satar Tacik itu.

    Kepala Bandara Kelas III Frans Sales Lega, Punto Widaksono membenarkan ihwal video viral 3 pesawat lepas landas tersebut.

    Via gawainya kepada infopertama.com Pria asal Umbul Harjo Yogyakarta itu menerangkan tiga pesawat dalam video viral yang beredar itu masing-masing maskapi Wings Air satu unit dan Private Flight.

    “Pesawat pertama yang lepas landas itu dari maskapi Wings Air dengan no pernerbangan reguler 1991/1990 rute KOE-RTG-KOE.” Tutur Kepala Bandara.

    Sedangkan, dua pesawat berikutnya, lanjut Punto adalah Private Flight jenis hawker 800 dan Hawker 900. Keduanya merupakan Private Flight bapak Kardinal Suharyo Darmaatmodjo dan rombongan.

    Private Flight ini landing di Bandara Frans Sales Lega sehari sebelumnya, Selasa, 6 Juni 2023. “Dan, kedua Private Flight ini round satu malam di Bandara,” bebernya.

    Ia menambahkan, jarak waktu ketiga pesawat lepas landas dari Bandara hanya berjarak lima (5) menit saja.

    “Wings Air lepas landas pertama pukul 09.00 WITA, lalu disusul Hawker 800 pada pukul 09.05, dan pukul 09.10 Hawker 900.” Tutup Punto Widaksono.

  • Wabup Puncak Jaya Papua Deinas Geleys Hadiri Peresmian Gereja Santo Nicolas Copu di Manggarai

    Ruteng, infopertama.comWakil Bupati Puncak Jaya Papua, Deinas Geleys, S.Sos, M.Si mengunjungi Kab. Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa, 06 Juni 2023.

    Orang nomor dua di Kabupaten Puncak Jaya Papua, Deinas Geleys hadir ke Manggarai dalam rangka menghadiri peresmian Gereja Santo Nicolas Copu, Stasi Copu, Paroki Beokina, Keuskupan Ruteng.

    Dalam kesempatan berbincang dengan infopertama.com di halaman Gereja Santo Nicolas Copu, suami dari ibu Depina Karoba, Deinas Geleys mengaku tidak menyangka bisa menginjakan kaki di Manggarai.

    “Saya tidak menyangka bisa datang ke Manggarai, tapi berkat Perhimpunan Bersatu Teguh, saya akhirnya ada di Manggarai.” Ungkap ayah enam orang anak, kandidat Calon Bupati Puncak Jaya Deinas Geleys.

    “Di daerah NTT ini hampir sama dengan kita di Papua. Tidak ada beda jauh. Yang pertama, kita bersyukur kepada Tuhan kita orang Papua, Kristen 99%, terus di sini (Flores) 99% Katolik.

    Yang kedua, saya tidak berpikir akan datang dan injak di tempat ini tetapi kita adalah bersaudara. Berkat Tuhan juga, ternyata ketika saya ada di sini saya bisa berjumpa dengan banyak orang. Berjumpa teman-teman kami, saudara-saudara kami, sebagai anak bangsa dengan berbagai latar belakang agama, budaya dan sebagainya.

    Menurut Deinas Geleys, misi kemanusian sebagai spirit Perhimpunan Bersatu Teguh (PBT) yang diketuai oleh pak Andreas menghantarnya menjadi orang orang Manggarai usai dikalungi Selendang Songke dan Peci Songke di Bandara Frans Sales Lega, Selasa, 6 Juni 2023 pagi.

    Laman: 1 2 3

  • Resmikan Gereja Santo Nicolas, Kardinal Suharyo: Membangun Gereja, Membangun Hidup Kita Sebagai Bait Allah

    Ruteng, infopertama.com – Uskup Agung Jakarta, Mgr Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo menekankan bahwa pembangunan gereja itu bukan tujuan akhir. Tujuan yang hendak dicapai dengan membangun Gereja itu untuk membangun hidup kita sebagai bait Allah.

    Hal itu Mgr Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo sampaikan dalam khotbanya pada perayaan Ekaristi di Gereja Santo Nicolas Copu, Stasi Copu, Paroki Beokina, Selasa, 06 Juni 2023 sore.

    “Gereja Santo Nicolas ini bisa berdiri dengan sangat indah tentu karena jasa sekian banyak pihak, baik pihak Keluarga Bapak Nicolas, Bapak Andreas dengan sekian banyak teman-temannya. Dan, tentu saja dengan dukungan Bapak uskup dan para imam di Keuskupan Ruteng ini sehingga semuanya pada hari ini dengan penuh syukur dapat kita persembahkan kepada Tuhan.” Tuturnya di hadapan ribuan Umat yang hadir dalam Ekaristi Kudus Peresmian Gereja Santo Nicolas Copu.

    Ia pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya untuk kesempatan yang indah itu.

    “Gedung Gereja Santo Nicolas ini sudah selesai dibangun. Tetapi, sebagai orang beriman, kita semua tahu bahwa pembangunan gereja itu bukan tujuan akhir. Tujuan yang hendak dicapai dengan membangun Gereja itu untuk membangun hidup kita sebagai bait Allah.”

    Dan, untuk membuat kita semakin sadar bahwa Roh Kudus ada di dalam diri kita lewat setiap sabda yang setiap kali kita dengar dan lewat setiap sakramen yang kita rayakan. “Gereja gedung bukanlah tujuan tetapi sarana untuk mencapai itu semuanya. Pertanyaan yang muncul adalah apa artinya menjadi bait Allah? Apa artinya kalau kita menyadari bahwa Roh Kudus itu ada di dalam hati kita. Kita semua tahu bahwa Roh Kudus itu tidak kelihatan. Oleh karena itu agar kita dapat menunjukkan bahwa kita sungguh sadar Allah ada di dalam diri kita, kita menjadi bait Allah, Roh Kudus dalam diri kita, kita bisa melihat tanda-tandanya, indikator-indikatornya.”

    Laman: 1 2

  • Sambut Kedatangan Kardinal Ignatius Suharyo di Manggarai, Ini Pesan Kapolres Edwin Saleh

    Ruteng, infopertama.com – Kapolres Manggarai, AKBP Edwin Saleh ikut menyambut kedatangan Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo yang mengunjungi Manggarai, NTT pada Selasa, 06 Juni 2023.

    Uskup Agung Jakarta itu pada kesempatan mengunjungi Manggarai dalam rangka memenuhi permintaan Para Donatur Gereja Santo Nicolas Copu untuk meresmikan dan merayakan Ekaristi di Gereja Santu Nicolas Copu, Paroki Santo Antonius Abas Beokina.

    Kapolres Manggarai, AKBP Edwin Saleh mengaku bangga bahwa Tokoh Besar Agama Katolik Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo menyempatkan diri dari kesibukannya mengunjungi Manggarai.

    “Masyarakat Manggarai patut bersyukur dengan kedatangan Kardinal. Di sela-sela kesibukannya, bapak Kardinal masih menyempatkan untuk berkunjung ke Manggarai.” Ucap Kapolres Manggarai AKBP Edwin Saleh kepada infopertama.com, Selasa.

    Ia pun berharap, agar masyarakat Manggarai tetap jaga situasi kamtibmas di wilayah Manggarai tetap kondusif.

    Menurutnya, semua elemen mengambil peran masing-masing dalam mendukung pembangunan daerah yakni solid dalam membangun Manggarai.

    Baca juga:

    Resmikan Gereja Santo Nicolas, Kardinal Suharyo: Membangun Gereja, Membangun Hidup Kita Sebagai Bait Allah

    Ketahui, Ignatius Kardinal Suharyo Darmaatmodjo berangkat dari Jakarta menuju Ruteng, Kab. Manggarai menggunakan Private Flight Hawker 900. Ia tiba di Bandara Frans Sales Lega pada Selasa, 06 Juni 2023 sekira pukul 10.45 WITA seletelah mengudara selama 2.5 jam.

    Adapun kedatangan Uskup Agung Jakarta itu atas permintaan dan undangan Perhimpunan Bersatu Teguh, donatur pembangunan Gereja Santo Nicolas Copu, Stasi Copu, Paroki St. Antonius Abas Beokina.

  • Perdana, Dua Pesawat Hawker Mendarat sekaligus di Bandara Frans Sales Lega

    Ruteng, infopertama.com – Tuk pertama kalinya, bandara Kelas III Frans Sales Lega terjadi dua pesawat Hawker mendarat sekaligus. Kejadian langka ini terjadi Selasa, 06 Juni 2023 sekira pukul 10.45 dan 10.52 WITA.

    Adapun dua pesawat yang mendarat itu Private Flight Hawker 900 dan Hawker 800. Kedua pesawat tersebut terbang dari Bandara HLP Jakart – RTG. Penerbangan dari HLP Jkt -RTG ditempuh dalam waktu kurang lebih 2 jam 30 menit atau 150 menit.

    Kepala Bandara Frans Sales Lega, Punto Widaksono saat ditemui infopertama.com di ruang VIP Bandara menerangkan kedua pesawat itu merupakan rombongan Kardinal Ignatius Suryo Darmaatmodjo.

    “Bapak Kardinal naik privat flight Hawker 900 dengan total 8 orang no crew. Pesawat ini tiba pukul 10.45 WITA. Sementara pesawat kedua, Hawker 800 tiba 7 menit setelahnya, dengan total 7 non crew.”

    Lebih lanjut, Kepala Bandara menerangkan kedua pesawat Private Flight Hawker 900 dan 800 round di Bandara 1 malam. Besok, pukul 16.00 WITA, akan lepas landas menuju Bandara Nasional Komodo Labuan Bajo tuk refeuling (pengisian bahan bakar).

    Punto Widaksono juga mengaku bangga bisa melayani kunjungan tamu agung, Bapak Kardinal Iganatius di keuskupan Ruteng.

    “Saya dan segenap petugas Bandara Kelas III Frans Sales Lega menjadi suatu kebanggan melayani tamu-tamu penting, tamu agung seperti Bapak Kardinal Ignatius di Bandara. Kami Berharap, Bandara ini juga akan menjadi pintu masuk tuk kunjungan-kunjungan berikutnya.”

  • Kardinal Ignatius Suharyo Sambangi Manggarai Disambut Pastor Paroki Beokina RD Robi Mbongor

    Ruteng, infopertama.com – Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo, kardinal Gereja Katolik Roma dari Indonesia mengunjungi Keuskupan Ruteng, di Ruteng ibu kota Kab. Manggarai, NTT.

    Uskup Agung Jakarta itu tiba di Bandara kelas III Frans Sales Lega, kelurahan Satar Tacik, tepat pukul 10.45 WITA, Selasa, 06 Juni 2023 menggunakan Private Flight Hawker 900. Private Flight terbang dari Halim Perdana Kusuma langsung ke Bandara Frans Sales Lega.

    Pantauan infopertama.com, Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo saat tiba di Bandara Frans Sales Lega disambut dengan ritus adat tuak curu dan tarian tiba meka dari siswi SMK Sadar Wisata, Ruteng.

    Dalam penyambutan Kardinal, Pastor Paroki St. Antonius Beokina, RD Robi Mbongor dan rombongan dari Keuskupan Ruteng.

    Kardinal Ignatius Suharyo

    Selain itu, dari unsur pemda Manggarai tampak Bupati Manggarai, Heribertus Nabit. Hadir juga, Kapolres Manggarai, AKBP Edwin Saleh dan Kepala Bandara, Punto Widaksono.

    Baca juga:

    Yasukma Ruteng Pungut Iuran ke Siswa SDK, Guru: Hanya Tau Minta, Tapi Tak Pernah Beri

    Perdana, Dua Pesawat Hawker Mendarat sekaligus di Bandara Frans Sales Lega

    Pemberkatan Kapela St. Nicolas Copu

    Usai dari Bandara, Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo dan rombongan dijadwalkan mengunjungi istana keuskupan Ruteng. Selanjutnya, bersama Uskup Ruteng, Mgr Siprianus Hormat akan menuju Gereja Nicolas Copu, Paroki Beokina.

    RD Agustinus Alfred Hambur, pr kepada infopertama.com menjelaskan, kehadiran Kardinal Mgr Suharyo di Keuskupan Ruteng untuk memberkati sekaligus meresmikan Kapela Santo Nicolas Copu yang disumbangkan oleh kelompok Himpunan Bersatu Teguh dari Jakarta.

    Laman: 1 2