Tag: IPW

  • Ketua IPW Berharap Polisi Tindak Lanjuti Informasi Dugaan Prostitusi Terselubung di Chinergy SPA Medan

    Medan, infopertama.comKetua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng T. Santoso menanggapi soal adanya dugaan prostitusi terselubung di Chinergy SPA di Jl. Abdullah Lubis No.14, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20153 yang saat ini viral di sejumlah media online dan elektronik.

    “Kapolrestabes Medan harus tanggap itu. Terkait dengan keluhan tokoh agama mengenai adanya praktek dugaan prostitusi terselubung yang menggunakan usaha pijat tradisional kusuk di Kota Medan,” ujarnya

    Kata Sugeng, karena kegelisahan tokoh agama maupun tokoh masyarakat ini apabila tidak segera respon akan berpotensi menimbulkan kegaduhan dan gangguan Kamtibmas.

    Chinergy SPA
    Lokasi Prostitusi terselubung di Kota Medan (infopertama.com/Leodepari)

    “Oleh karena itu Polisi harus merazia tempat-tempat praktek pijat tradisional tersebut. Tentu, yang di dalamnya ada dugaan prostitusi terselubung dan menertibkannya,” ucap Ketua IPW.

    Pemberitaan sebelumnya, terkait dengan dugaan lokasi prostitusi terselubung yang berada di Chinergy SPA Jln. Abdulah Lubis Medan yang beberapa waktu yang lalu viral akhirnya membuat tokoh agama Kota Medan – Sumatera Utara angkat bicara.

    Tokoh Agama Ustaz Martono sangat menentang hal tersebut dan menurutnya Polisi haru segera menindak dan menutup lokasi tersebut.

    “Bila Walikota Medan Bobby A. Nasution tidak mampu menutup Chinergy SPA. Dan, tempat-tempat prostitusi lainnya dengan berkedok therapy kusuk kesehatan plus plus, maka saya akan memimpimpin langsung unjuk rasa bersama ormas keagamaan lainnya di depan Chinergy Spa tersebut,” ujar Ustaz Martono yang dikenal oleh warga sumut sebagai Ustaz yang konsisten dalam menegakan amar makruf dan mencegah nahi mungkar, Senin 1 Mei 2023 pagi.

  • Sugeng Teguh: Isu Setoran Dana Tambang Ke Petinggi Polri Jatuhkan Citra Polri

    Jakarta, infopertama.com – Sugeng Teguh Santoso, Ketua Indonesia Police Watch (IPW) menyebutkan isu setoran dana perlindungan tambang ilegal pada oknum petinggi kepolisian dapat menjatuhkan citra Polri di masyarakat. Karenanya, Sugeng mendesak Kapolri membentuk tim khusus mengusut kasus tersebut.

    “IPW mendesak Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo membentuk tim khusus kasus setoran uang perlindungan pertambangan ilegal pada oknum petinggi Polri. Yakni terkait dua video tayangan pernyataan seorang bernama Aiptu (Purn) Ismail Bolong,” kata Sugeng Teguh dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (07/11/22).

    Menurut Sugeng Teguh, video pernyataan Ismail Bolong yang menyebutkan telah memberikan dana Rp6 miliar pada Kabareskrim Polri Komjen Pol. Agus Andrianto dalam kasus setoran pertambangan ilegal di Kalimantan Timur telah mencuat ke publik.

    Kemudian muncul lagi video Ismail Bolong yang meminta maaf dan mengaku tidak pernah bertemu Kabareskrim Komjen Pol. Agus Andrianto.

    Sugeng Teguh menilai, video tersebut diduga keras akibat adanya tekanan pihak tertentu. Sebab, dengan adanya pembelaan diri Ismail Balong setelah munculnya video viral bahwa anggota polisi di Polresta Samarinda tersebut diduga memberikan uang langsung ke Kabareskrim dengan total Rp6 miliar memunculkan sinyalemen saling sandera antara para jenderal nyata terjadi.

    Ia mengatakan pengakuan Ismail Bolong itu, oleh Divisi Propam Polri saat Ferdy Sambo masih memimpin memang sengaja simpan sebagai alat sandera. Hal ini menjadi nyata saat Ferdy Sambo dan kawan-kawannya masuk jurang dengan adanya kasus penembakan di Duren Tiga.

    Laman: 1 2 3 4