Sumpah Pemuda Bukti Kegeniusan dan Kebesaran Hati Pemuda Indonesia

“Pengalaman saya hampir satu tahun menjabat ketua OSIS di sekolah Katolik sebagai seorang Muslim, saya betul-betul belajar apa itu artinya memahami dan apa itu arti toleransi,” ujarnya.

Gayatri bersama OSIS SMA Regina Pacis Surakarta telah menginisiasi berdirinya Rumah Baca Nawala sejak September 2021 di halaman Balai Kota Surakarta. Proyek yang terpilih sebagai finalis Y20 Award 2022 itu bermisi menjembatani kesenjangan literasi di Surakarta.

Y20 Award 2022 adalah pengakuan khusus bagi para pemimpin muda (baik individu maupun kelompok) di negara-negara G20 dan di luarnya karena telah berkarya lewat proyek/program salah satunya keragaman. Penghargaan ini merupakan program baru dari Kepresidenan Indonesia Y20 2022.

“Saya berusaha untuk selalu berangkat dengan semangat persatuan. Dengan semangat persatuan, saya mengesampingkan yang menjadi akar masalah perpecahan yaitu prejudice (prasangka), asumsi, dan stereotip, sebaliknya mengedepankan keterbukaan atas perbedaan,” kata Gayatri.

Gayatri sempat terdiam ketika Pembina OSIS di SMA Regina Pacis Surakarta menawarkannya posisi calon ketua OSIS. Menurutnya, hal tersebut tidak biasa karena dia adalah seorang Muslim, namun kini dia semakin memahami Bhinneka Tunggal Ika sebagai kekuatan Indonesia.

“Menjadi pemimpin Muslim di sekolah Katolik, saya belajar bahwa unity is our strength and diversity is our power atau Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.

Menavigasi Perbedaan

Executive Director, Institute of Politics, University of Chicago, Zeenat Rahman, mengatakan pengalamannya bekerja dalam pemerintahan, organisasi nirlaba, sampai akademisi, menunjukkan pentingnya keterampilan untuk menavigasi perbedaan dan memiliki literasi tentang orang lain yang berbeda dengan kita. Zeenat, yang pernah tiga kali mengunjungi Indonesia, mengaku merasa kagum dengan keindahan keberagaman budaya Indonesia yang melebur menjadi satu demokrasi pluralistik.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel