G20 Analyst dan Co-founder Indonesian Youth Diplomacy (IYD), Gracia Paramitha, Ph.D., mengatakan generasi muda dalam konteks Indonesia masa kini dan global memiliki peran besar membawa semangat Sumpah Pemuda untuk menginspirasi pembangunan modern. Menurutnya, era teknologi bisa memicu kreativitas pemuda untuk untuk membuat inovasi dan terobosan baru.
Di sisi lain, Gracia mengingatkan para pemuda agar mewaspadai ancaman kekinian seperti stereotip, keinginan berlebihan untuk menunjukkan jati diri, dan disinformasi yang masif.
“Makna Sumpah Pemuda sebenarnya kuncinya adalah persatuan. Artinya, sebelum menjunjung tinggi identitas diri, maka kita perlu menjunjung tinggi kebersamaan. Spirit of togetherness, bagaimana kita bersama-sama mengesampingkan ego, identitas kita, dan mengelola perbedaan,” kata Gracia yang juga penggagas Y20 Award 2022.



Belajar Arti Toleransi
Dalam merefleksikan Hari Sumpah Pemuda, BRAj. Gayatri Kusumawardhani, tokoh muda berprestasi yang merupakan Finalis Y20 Award 2022, mengatakan senantiasa harus mengutamakan semangat persatuan di tengah kemajemukan Indonesia.
Gayatri saat ini menjabat Ketua OSIS SMA Regina Pacis Surakarta dan sedang berada di Amerika Serikat sebagai penerima beasiswa Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study (YES) Program. Dia mengungkapkan pengalamannya sebagai minoritas bahkan “pemimpin Muslim” di sekolah Katolik memberikan pelajaran berharga untuk melihat sudut pandang orang lain dan menilai tinggi keberagaman. Gayatri berasal dari lingkungan keluarga Keraton Solo yang kental dengan kebudayaan keraton, namun keluarganya selalu mengedepankan nilai-nilai keterbukaan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
