Pelaku kabarnya hendak kabur ke luar daerah.
“Pelaku hendak kabur ke Lubuklinggau. Usai kejadian di sekolah, dia pergi ke Talang Jambe kemudian memesan tiket untuk berangkat ke Lubuklinggau, ” ujar Kapolsek Kertapati, AKP Alfredo Hidayat.
Alfredo melanjutkan, pihaknya sempat menginterogasi pelaku terkait motif penikaman terhadap Eka.


DM mengaku tak terima dengan perlakuan korban terhadap dirinya. Korban, kata DM sering mem-bully dan memalaknya.
“Kami telah menghimpun keterangan teman-teman pelaku dan korban.”
“Ternyata pelaku ini sering di-bully bau badan dan disuruh beli deodoran oleh korban,” imbuh Alfredo.
Alfredo menambahkan, DM sudah diserahkan ke Unit PPA Satreskrim Polrestabes Palembang untuk mendalaman lebih lanjut.
Ayah Eka, Suroso (71) membantah pernyataan pelaku soal kepribadian korban.
Suroso tidak terima anaknya dsebut pemalak karena dalam keseharian, korban anak yang baik.
“Yang katanya anak saya malak pelaku 3 bulan itu tidak benar, baik dia itu termasuk pendiam. Pergaulannya bagus,” ujarnya.
Selain pandai bergaul, kata Suroso, korban juga aktif dalam kegiatan sekolah seperti pramuka. Atas kepergian anaknya, Suroso dan keluarganya merasakan duka yang mendalam.
Kesaksian teman korban
Aldo, teman korban turut membantah perihal korban yang suka mem-bully temannya yang lain.
Korban yang memang suka bercanda namun tidak pernah mengganggu ataupun mem-bully orang lain.
“Kalau sama kami, ya dia sering bercanda,” kata Aldo.
Aldo menambahkan, selama berteman, tidak tampak permasalahan antara pelaku dan korban.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel


