Di sini dibutuhkan sebuah kesetiaan. Setia untuk berdoa, setia untuk bertahan dalam jam-jam doa dan setia pada komitmen untuk membiasakan diri berdoa. Kalau kita tidak punya kebiasaan untuk berdoa maka kita tidak akan pernah bisa mengalami kasih Allah. Selain itu, jangan pernah takut untuk berdoa. Berdoalah dan berdoalah.
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih dalam Kristus
Berdoalah bukan karena kita kudus dan tak bercela, bukan karena kita kuat dan semangat tetapi berdoa karena kita menyadari bahwa tanpa doa kita tidak bisa berbuat apa. Tanpa doa jalinan relasi kita dengan Allah dan sesama tidak akan pernah bertahan lama.
Berkat rahmat sakramen pembaptisan kita telah menjadi manusia pendoa. Tapi itu jarang disadari. Sehingga kita sering mengabaikan doa dan menganggap doa itu bukan apa-apa. Jangan lupa berdoa dan teruslah berdoa, sebab pertolongan kita, kekuatan kita hanya datang dari TUHAN dan yang kita peroleh dalam dan melalui DOA! dan bungkus doa kita dengan IMAN. Kiranya, melalui bulan Oktober: bulan Rosario ini, kita semakin setia berkanjang dalam doa bersama Bunda Maria.

Dio Vi Benedica
Salam dan doaku KASIH PUTIH dari HATI yang TULUS MENCINTAI
Berkat dan doaku
Pastor Ryano Tagung, Pr
Paroki Santu Yusuf, Benteng Jawa
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
Tinggalkan Balasan