Sendal Seribu, Protokol Sukacita: Meminta, Mencari dan Mengetuk

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Marilah kita di masa Prapaskah ini melihat kembali kehidupan doa kita. DOA bukan soal kuantitas; lamanya kita berdoa. Tapi, DOA soal Kualitas, penghayatan, perjumpaan dan pengalaman yang kita peroleh dalam DOA.

DOA yang berkualitas adalah menjadikan doa itu hidup, dan menghidupi doa itu dalam seluruh kehidupan kita setiap hari. Artinya, meskipun kita sedang bekerja, melaksanakan rutinitas harian kita, pada saat yang sama kita juga sedang berdoa.

Bekerja dalam doa dan berdoa untuk semua pekerjaan yang kita lakukan agar apa yang kita minta, cari dan ketuk dari setiap usaha kita setiap hari semuanya itu Berkenan di Hati Allah.

Meminta Mencari dan Mengetuk
Meminta, Mencari dan Mengetuk

Doa Penutup

Marilah kita berdoa
ALLAH BAPA MAHABAIK, syukur berlimpah ku haturkan kehadiratMu atas benih cinta yang telah Engkau tanam di dalam hatiku ini yang membuatku selalu terpikat pada KASIHMU. Kobarkanlah selalu semangat doa dan penyerahan diri di dalam hidupku, agar aku selalu hidup seturut kehendakMu dan meletakkan pengharapan serta pertolongan hanya kepadaMu. Semoga aku tak pernah jemu mengetuk pintu belaskasihMu agar senantiasa mendapatkan kelegaan dariMu. Dengan Pengantaraan Yesus Kristus PuteraMu, Tuhan kami yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah sepanjang segala masa, Amin.

Salam dan doaku KASIH PUTIH dari HATI yang TULUS MENCINTAI
Berkat dan doaku
Pastor Ryano Tagung, Pr
Paroki Santu Yususf, Benteng Jawa

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel