Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih di dalam TUHAN
Tidak perlu menjadi besar agar dipuja dan dipuji yang mengabaikan isi/ kualitas. Tapi jadilah kecil yang berkualitas. Kecil yang bernas, kecil yang bermutu. Dan, kecil dengan cinta yang luar biasa. Hari ini kita mendengarkan kembali sebuah perumpamaan tentang Kerajaan Allah. Bahan dasar dari perumpamaan Yesus ini adalah BIJI SAWI dan RAGI. Kerajaan Allah itu kecil awalnya, tidak mencolok, biji sawi harus mengalami kegelapan tanah, ragi harus campur menjadi satu ke dalam tepung terigu; namun pada akhirnya dari biji sawi dan ragi yang kecil dan tak berarti itu memberikan sebuah kepastian. Ada kepenuhan di sana, ada kelimpahan yang bisa dinikmati oleh banyak orang.
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih di dalam TUHAN
Kehidupan kita pun kadang terasa gelap, kecil, tidak berarti. Tetapi, kita tidak akan pernah lupa dan harus segera menyadari bahwa benih kerajaan Allah itu sudah taburkan di dalam hati kita. Dia kecil sekali dalam hati kita.
Tetapi, bila kita berusaha untuk merawatnya maka Allah mencurahkan berkat dan rahmatNya. Allah akan turut terlibat di dalamnya, menumbuhkan benih itu sehingga segala kebaikan Allah menjadi nampak dalam seluruh hidup kita. Kita bertumbuh dalam kasih Allah dan memancarkan Kerajaan Allah dalam pikiran, perkataan dan perbuatan kita setiap hari sehingga siapa saja yang berada di sekitar kita merasa nyaman dan aman, untuk tinggal dekat dengan kita. Kehadiran kita mendatangkan kedamaian dan sukacita. Semuanya itu terjadi karena kuasa kasih Allah yang melimpah di dalam hidup kita.


Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












